Mataram, 5/10 (ANTARA) - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dilaksanakan di Lapangan Malomba, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin, berlangsung sederhana.
Prajurit TNI dari berbagai kesatuan yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL) hanya menggelar upacara dan atraksi sederhana, kemudian menikmati santapan bersama diiringi suara musik pada acara hiburan.
Puncak peringatan HUT TNI di wilayah NTB digelar secara bergantian di tiga kesatuan dan tahun ini TNI AL yang menjadi tuan rumah pelaksanaan HUT TNI itu.
Upacara peringatan HUT ke-54 TNI di NTB itu dipimpin oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlandal) Mataram, Kolonel Laut (P) Nanang Eko Ismurdianto, yang dihadiri pimpinan TNI AD dan AU di daerah itu.
Gubernur NTB, KH. M. Zainul Majdi, juga berkesempatan hadir dalam puncak acara HUT TNI yang berlangsung di markas TNI AL di Mataram itu.
Usai upacara, Kolonel Nanang mengatakan, meskipun peringatannya sangat sederhana namun diharapkan tidak mengurangi tekad dan semangat para prajurit TNI untuk memantapkan jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional dan tentara profesional.
"Upacaranya sederhana namun khidmat, sebelumnya kami menggelar berbagai kegiatan untuk memantapkan kebersamaan dan kemanunggalan dengan rakyat seperti bhakti sosial dan berbagai pertandingan olahraga," ujarnya.
Nanang mengatakan, TNI selalu siap mempertahankan kedaulatan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dan pemantapan jati diri merupakan keniscayaan yang harus dicapai oleh reformasi internal TNI.
Jati diri itu bukan dimaknai sekedar sebagai "exposed value" atau tata nilai yang harus dipancarkan, melainkan menjadi sebuah "believe system" yakni sistem kepercayaan dan nilai yang membudaya bagi diri setiap prajurit dan institusi TNI.
"Sistem kepercayaan atau sistem nilai bekerja menggerakkan perilaku prajurit dalam mengembang tugas pokoknya yakni menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah dan melindungi segenap bangsa," ujarnya.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026