Mataram, 23/1 (ANTARA) - Hingga bulan Desember 2008 sudah delapan orang balita di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang teridentifikasi mengidap virus HIV/AIDS.

   "Dari delapan balita itu lima balita diantaranya mengidap AIDS, termasuk seorang balita yang baru berumur delapan bulan, dan tiga balita teridentifikasi mengidap virus HIV," kata Kepala Biro Kesejahteraan Sosial (Kessos) Setda NTB, Drs H. Arsyad Abdul Gani, di Mataram, Jumat.

   Arsyad yang juga menjabat Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) NTB itu mengatakan, delapan delapan orang balita pengidap HIV/AIDS itu teridentifikasi di tahun 2008.

   Balita yang baru berumur delapan bulan ditemukan mengidap AIDS ketika menjalani perawatan intensif di rumah sakit, pada Juni 2008.

   "Informasi terakhir, hingga kini delapan balita itu masih hidup namun terus mendapat perawatan intensif melalui klinik VCT (Voluntary Counselling and Testing) yang ada di sejumlah rumah sakit," ujarnya.

   Arsyad mengatakan, pengidap virus HIV/AIDS lainnya di wilayah NTB yakni, berusia 25-29 tahun yakni sebanyak 73 orang (terbanyak), usia 30-34 tahun sebanyak 48 orang dan usia 20-24 tahun sebanyak 48 orang.

   Pengidap HIV/AIDS yang berusia 40 tahun ke atas terindikasi sebanyak 18 orang.

   Sementara pengidap HIV/AIDS yang belum berusia satu tahun hingga 19 tahun terindikasi sebanyak 14 orang, delapan orang diantaranya merupakan balita.

   Diakuinya, kasus HIV/AIDS di wilayah NTB dalam tiga tahun terakhir ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga mencapai 220 kasus sampai akhir Desember 2008.

   Pengidap HIV di tahun 2006 sebanyak 15 orang dan AIDS sebanyak 36 orang, meningkat menjadi 21 orang pengidap HIV dan 57 orang AIDS di tahun 2007.

   Di tahun 2008, pengidap HIV terdata sebanyak 25 orang dan pengidap AIDS bertambah menjadi 137 orang.

   Kini, pengidap HIV telah mencapai 137 orang dan AIDS 83 orang sehingga total pengidap HIV/AIDS sebanyak 221 orang, sebanyak 153 orang (70 persen) berjenis kelamin laki-laki dan 67 orang (30 persen) perempuan.

   Dari 83 orang pengidap AIDS itu, sebanyak 51 orang diantaranya sudah meninggal dunia, sisanya 32 orang sedang sekarat.

   Pengidap HIV/AIDS terbanyak berdomisili di Kota Mataram, ibukota Provinsi NTB yakni sebanyak 98 orang, kemudian Kabupaten Lombok Timur 35 orang, Sumbawa Barat 22 orang, Lombok Barat 21 orang, Lombok Tengah 16 orang, Sumbawa empat orang, Dompu tiga orang, Kabupaten Bima dan Kota Bima masing-masing satu orang.(*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026