Tiga partai bentuk poros biru menghadapi Pilkada Mataram

id Tiga Partai ,Pilkada Mataram 2020,Pilkada Serentak 2020,Poros Biru,NTB,Demokrat,NasDem,PAN

Tiga partai bentuk poros biru menghadapi Pilkada Mataram

Sejumlah pengurus tiga partai di Nusa Tenggara Barat (NTB), di antaranya Ketua DPD Demokrat NTB T.G.H. Mahalli Fikri, Ketua DPW PAN NTB H. Muazzim Akbar, dan pengurus DPW NasDem NTB Hafid mewakili partai masing-masing bersepakat membentuk poros biru pada Pilkada Kota Mataram 2020. ANTARA/Nur Imansyah

Mataram (ANTARA) - Partai Demokrat, PAN, dan Partai NasDem bersepakat membentuk poros biru dalam menghadapi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram 2020.

Ketua DPD Partai Demokrat NTB T.G.H. Mahalli Fikri di Mataram, Kamis, menjelaskan bahwa pembentukan poros biru tersebut sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat Kota Mataram yang mempertanyakan apakah tidak ada paket bakal calon selain tiga pasang yang ramai dibicarakan masyarakat selama ini.

"Menyangkut siapa yang akan diusung oleh poros biru, inilah yang kita cari dalam 2—3 bulan ke depan," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat ini.

Dalam pertemuan pada hari  Rabu (22/1) yang dihadiri oleh masing-masing petinggi partai, kata Mahalli Fikri, ketiga partai akan mencoba menawarkan bakal calon yang terdiri atas tokoh-tokoh muda di luar tiga pasang yang namanya sudah beredar di tengah masyarakat setempat.

Menurut dia, banyak tokoh, terutama dari kalangan muda, yang pihaknya gadang-gadang, kemudian akan mencoba menawarkan mereka kepada masyarakat Kota Mataram.

Ia lantas menyebut Baihaqi, tokoh muda dari kalangan pengusaha sukses dan punya kepasitas untuk menjadi pemimpin Mataram.

Selain Baihaqi, menurut pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Kamal NW Narmada Lombok Barat tersebut, terdapat beberapa tokoh muda lainnya yang sudah mendaftar di tiga partai. Mereka  yang akan ditawarkan kepada masyarakat, yakni Imam Sofian, Badrutamam Ahda, dan H. Irzani.

"Mereka semua sudah mengikuti proses dan mekanisme di Demokrat, PAN, dan NasDem. Mereka inilah yang akan kami coba tawarkan kepada masyarakat Kota Mataram, kemudian kami akan melihat responsnya seperti apa melalui survei," katanya menerangkan.

Menurut Mahalli, tindak lanjut dari pertemuan tersebut, ketiga partai akan bertemu kembali untuk memformalkan kesepakatan berkoalisi.

"Insyaallah, dalam 1 atau 2 hari ke depan ketiga partai akan kembali bertemu untuk memformalkan kesepakatan berkoalisi yang akan dibuat permanen dan tertulis," katanya.

Sejauh ini terdapat tiga bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang sudah beredar di tengah masyarakat, yakni Kepala Dinas Perdagangan NTB Hj. Putu Selly Andayani yang berpasangan dengan Ketua MUI Kota Mataram T.G.H. Abdul Manan; mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H. Makmur Said berpasangan dengan Ustaz Badrutamam Ahda (putra Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh).

Selanjutnya, bakal calon wali kota yang juga saat ini masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana yang disebut-sebut akan berpasangan dengan T.G.H. Mujiburrahman (anggota DPRD Kota Mataram dari Fraksi Partai Golkar).
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar