Dua terdakwa pembunuhan WN Spanyol dituntut 18 tahun penjara
- 05 February 2026 19:38 WIB
Joki cilik memeluk kudanya sebelum start pacuan kuda lumpur Dompu (pacoa Jara) di sawah yang berlumpur Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.)
Sejumlah joki cilik memacu kudanya saat gelaran pacuan kuda lumpur Dompu (pacoa Jara) di sawah yang berlumpur Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.)
Sejumlah joki cilik memacu kudanya saat gelaran pacuan kuda lumpur Dompu (pacoa Jara) di sawah yang berlumpur Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB.(ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.)
Pemilik membawa kudanya menuju start saat gelaran pacuan kuda lumpur Dompu (pacoa Jara) di sawah yang berlumpur Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.)
Kaki-kaki sejumlah joki cilik saat pacuan kuda lumpur Dompu (pacoa Jara) di sawah yang berlumpur Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.)
Warga berjejer menunggu dimulainya pacuan kuda lumpur Dompu (pacoa Jara) di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.)
Sejumlah joki cilik memacu kudanya saat gelaran pacuan kuda lumpur Dompu (pacoa Jara) di sawah yang berlumpur Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.)
Kuda pacuan siap di kotak start untuk mengikuti pacuan kuda lumpur Dompu (pacoa Jara) di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.)
Joki cilik digendong menuju start saat gelaran pacuan kuda lumpur Dompu (pacoa Jara) di sawah yang berlumpur Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.)