Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI, Johan Rosihan, mengungkapkan bahwa identitas budaya Tau Samawa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kekayaan kebudayaan nasional. "MPR RI ...
Ada pertanyaan sederhana yang jarang kita ajukan tentang Kesultanan Sumbawa di masa lalunya: siapa sebenarnya yang memotong rumput untuk kuda-kuda Sultan? Siapa yang membangun kembali istana ketika ...
1. Ketika Sesama Orang Sumbawa Tidak Lagi Dipandang Sama Pada pertengahan 1956, Peter R. Goethals sedang melakukan penelitian lapangan di Rarak, sebuah desa pegunungan di ...
Catatan tentang Cinta, Keluarga, dan Negosiasi Perkawinan di Sumbawa Masa Lalu Ada satu kalimat dalam sebuah disertasi doktoral yang ditulis di Yale University pada 1961 yang terasa seperti baru ...
Mengapa sebuah negara yang memiliki undang-undang, birokrasi, aparat, dan anggaran yang besar masih sering kesulitan membuat masyarakat bergerak sesuai kehendaknya? Mengapa kebijakan yang ...
Pendahuluan: Seorang Antropogeografer di Kesultanan Sumbawa Pada tahun 1936 seorang sarjana Belanda bernama Gerrit Kuperus mempertahankan disertasinya di Universitas Utrecht dengan judul Het ...
Dalam perjalanannya melintasi Sumbawa pada tahun 1930-an, geografer Belanda Gerrit Kuperus beberapa kali menemukan sesuatu yang aneh. Jalur kuda menuju Lantong membawanya melewati ...
Ketika Heinrich Zollinger melintasi pegunungan Setemper di Sumbawa pada pertengahan abad ke-19, ia mencatat sebuah lanskap yang hari ini hampir sulit dibayangkan. Dalam kutipan yang kemudian dimuat ...
Pada suatu pagi bulan Juli tahun 1955, sebelum matahari benar-benar terbit, seorang antropolog muda bernama Peter R. Goethals berdiri di sebuah persimpangan jalan di kota Sumbawa Besar. Dari ...
Beberapa tahun terakhir, isu hubungan agama dan lingkungan kembali menguat dalam diskusi publik. Di tengah krisis iklim, deforestasi, dan kerusakan ekologis global, muncul beragam upaya untuk membaca ...