Bupati Lombok Utara roadshow kunjungi Bayan
Selasa, 9 Februari 2021 6:53 WIB
Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar. (Foto Humaspro KLU)
Mataram (ANTARA) - Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar didampingi unsur pimpinan organisasi perangkat daerah terkait kunjungan roadshow pamitan di Kecamatan Bayan, bertempat di aula kantor camat setempat, Senin (8/2).
Hadir pula perwakilan TNI Polri dari Koramil dan Polsek Bayan, perangkat Kecamatan Bayan, Kepala Desa se-Bayan dan undangan lainnya.
Bupati Najmul pada sambutannya mengajak bersyukur bisa bertemu silaturahmi, lantaran dalam beberapa hari lagi menyelesaikan tugas dan pengabdian di Kabupaten Lombok Utara (KLU), pada periode 2016-2021.
Menurut dia, dalam kapasitas sebagai pimpinan daerah sudah 10 tahun mengabdikan diri di KLU, baik sebagai wakil bupati maupun sebagai bupati.l, tentulah di tengah-tengah perjalanan banyak kenangan yang baik juga sebaliknya.
"maka perlu satu momentum untuk kita saling memaafkan, saling mengikhlaskan. Kita membangun KLU, sesuai dengan amanah," ujarnya.
Ia juga menyampaikan, jika mengenang lima tahun perjalanan, pada tahun-tahun terakhir banyak hal yang ingin diikhtiarkan dan banyak juga yang sudah dapat terlaksana.
"Mungkin juga ada yang tertunda atau tidak bisa terlaksana dengan maksimal. Allah menyapa kita dengan bencana yang semua kita rasakan yakni gempa bumi, banjir, kebakaran dan pada tahun 2020 dengan covid-19. Musibah yang menimpa," ucapnya.
Najmul mengingat bagaimana ketika berjibaku bersama-sama melakukan hal-hal yang terbaik bagi masyarakat, sehingga di tengah-tengah gempa yang melanda bisa dilalui. Adapun yang masih belum tuntas, ribuan rumah tahan gempa (RTG) semoga bisa diselesaikan.
Ia menambahkan perjalanan melakukan pengkhidmatan kepada masyarakat KLU cukup panjang. Dalam kesempatan ini dirinya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak karena sudah melakukan tugas dengan sebaik-baiknya. Dalam melaksanakan tugas, tentu ingin melakukan yang terbaik, tetapi tentu pula ada kekurangannya.
"Saya berharap kita bisa memaklumi dan apabila ada kekurangan bisa dievaluasi, agar bisa diperbaiki kedepannya," katanya.
Pada kesempatan itu, bupati menyatakan penghargaan pada periodenya yang diberikan, di antaranya sebagai kabupaten peduli terhadap hak asasi manusia (HAM), kemudian sebagai kabupaten yang memenuhi kepatuhan tinggi, baik dari Ombudsman, Menteri Keuangan, maupun dari Presiden RI sebagai kabupaten dalam perencanaan pembangunan terbaik kedua se-Indonesia dan lain lain. Semua itu adalah prestasi bersama untuk masyarakat KLU.
"Pahit getir sudah kita rasakan, saya hanya ingin kita bersyukur, pilkada sudah selesai. Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lombok Utara atas partisipasi dalam pilkada," tutur Najmul.
Ia juga menyampaikan bahwa pilkada sudah selesai dan sudah berjalan dengan baik.
"Pada 17 Februari yang mendatang Bapak Djohan Sjamsu dan Bapak Danny Carter Febrianto Ridawan menakhodai KLU. Tyang (saya) mengajak kita semua memberikan dukungan penuh terhadap pimpinan yang akan datang. Yakin, apa yang dianggap baik akan diteruskan dan bila ada yang dievaluasi maka akan dievaluasi," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Plt Camat Bayan Muslihin dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lombok Utara dan rombongan.
Disampaikan pula undangan yang disebarkan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan dan seluruh kepala desa, tetapi karena harus taat prokes COVID-19, maka peserta dikurangi.
Ia memaparkan desa yang ada di Kecamatan Bayan sebanyak awalnya sembilan desa dan ditambah tiga desa pemekaran pada periode ini, maka jumlah desa yang ada di Kecamatan Bayan, kini berjumlah 12 desa.
Hadir pula perwakilan TNI Polri dari Koramil dan Polsek Bayan, perangkat Kecamatan Bayan, Kepala Desa se-Bayan dan undangan lainnya.
Bupati Najmul pada sambutannya mengajak bersyukur bisa bertemu silaturahmi, lantaran dalam beberapa hari lagi menyelesaikan tugas dan pengabdian di Kabupaten Lombok Utara (KLU), pada periode 2016-2021.
Menurut dia, dalam kapasitas sebagai pimpinan daerah sudah 10 tahun mengabdikan diri di KLU, baik sebagai wakil bupati maupun sebagai bupati.l, tentulah di tengah-tengah perjalanan banyak kenangan yang baik juga sebaliknya.
"maka perlu satu momentum untuk kita saling memaafkan, saling mengikhlaskan. Kita membangun KLU, sesuai dengan amanah," ujarnya.
Ia juga menyampaikan, jika mengenang lima tahun perjalanan, pada tahun-tahun terakhir banyak hal yang ingin diikhtiarkan dan banyak juga yang sudah dapat terlaksana.
"Mungkin juga ada yang tertunda atau tidak bisa terlaksana dengan maksimal. Allah menyapa kita dengan bencana yang semua kita rasakan yakni gempa bumi, banjir, kebakaran dan pada tahun 2020 dengan covid-19. Musibah yang menimpa," ucapnya.
Najmul mengingat bagaimana ketika berjibaku bersama-sama melakukan hal-hal yang terbaik bagi masyarakat, sehingga di tengah-tengah gempa yang melanda bisa dilalui. Adapun yang masih belum tuntas, ribuan rumah tahan gempa (RTG) semoga bisa diselesaikan.
Ia menambahkan perjalanan melakukan pengkhidmatan kepada masyarakat KLU cukup panjang. Dalam kesempatan ini dirinya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak karena sudah melakukan tugas dengan sebaik-baiknya. Dalam melaksanakan tugas, tentu ingin melakukan yang terbaik, tetapi tentu pula ada kekurangannya.
"Saya berharap kita bisa memaklumi dan apabila ada kekurangan bisa dievaluasi, agar bisa diperbaiki kedepannya," katanya.
Pada kesempatan itu, bupati menyatakan penghargaan pada periodenya yang diberikan, di antaranya sebagai kabupaten peduli terhadap hak asasi manusia (HAM), kemudian sebagai kabupaten yang memenuhi kepatuhan tinggi, baik dari Ombudsman, Menteri Keuangan, maupun dari Presiden RI sebagai kabupaten dalam perencanaan pembangunan terbaik kedua se-Indonesia dan lain lain. Semua itu adalah prestasi bersama untuk masyarakat KLU.
"Pahit getir sudah kita rasakan, saya hanya ingin kita bersyukur, pilkada sudah selesai. Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lombok Utara atas partisipasi dalam pilkada," tutur Najmul.
Ia juga menyampaikan bahwa pilkada sudah selesai dan sudah berjalan dengan baik.
"Pada 17 Februari yang mendatang Bapak Djohan Sjamsu dan Bapak Danny Carter Febrianto Ridawan menakhodai KLU. Tyang (saya) mengajak kita semua memberikan dukungan penuh terhadap pimpinan yang akan datang. Yakin, apa yang dianggap baik akan diteruskan dan bila ada yang dievaluasi maka akan dievaluasi," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Plt Camat Bayan Muslihin dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lombok Utara dan rombongan.
Disampaikan pula undangan yang disebarkan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan dan seluruh kepala desa, tetapi karena harus taat prokes COVID-19, maka peserta dikurangi.
Ia memaparkan desa yang ada di Kecamatan Bayan sebanyak awalnya sembilan desa dan ditambah tiga desa pemekaran pada periode ini, maka jumlah desa yang ada di Kecamatan Bayan, kini berjumlah 12 desa.
Pewarta : Awaludin
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi telusuri identitas perempuan meninggal di Pantai Pandanan Lombok Utara
19 January 2026 19:16 WIB
Gubernur NTB janjikan renovasi RTLH warga miskin di pesisir Malaka Lombok Utara
08 January 2026 18:42 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
PLN NTB Dorong Literasi Kesehatan Anak Lewat Kolaborasi Mahasiswa Internasional
30 November 2025 23:16 WIB
Seni bercerita penting bagi komunikasi anak dan orang tua, kata Raffi Ahmad
16 November 2025 14:51 WIB
Ketua PBNU ajak santri & warga NU jangan kecil hati soal penghinaan pesantren
14 October 2025 15:34 WIB
Guru Besar IPB: Mega potensi ekowisata dimiliki Indonesia tak masuk unggulan Kabinet Merah-Putih
21 September 2025 8:38 WIB