Mataram (ANTARA) - Kepolisian Resor Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat menyelidiki kasus Warga Negara Asing asal Prancis bernama Lyna Normies yang tewas dalam keadaan tergantung tali di teras rumah kontrakannya.
Kepala Satreskrim Polres Lombok Utara Iptu I Komang Wilandra melalui sambungan telepon, Sabtu malam, mengatakan bahwa penyelidikan ini merupakan tindak lanjut laporan temuan dari jasad WNA beridentitas perempuan tersebut di Dusun Gili Air, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang.
"Jadi, tindak lanjut informasi temuan pagi tadi, kami dari Satreskrim Polres Lombok Utara melakukan penyelidikan atas penyebab kematiannya," kata Komang Wilandra.
Dari hasil penyelidikan awal di lapangan, kematian Lyna Normies pada usia 35 tahun tersebut mengarah pada dugaan aksi bunuh diri.
Dugaan itu muncul dari keterangan rekan korban bernama Patrick Gatel Pascal Honore yang kali pertama menemukan dan mengevakuasi jasad Lyna Normies tergantung tali bersama seorang warga lokal bernama Mahdan.
Baca juga: Basarnas memperpanjang operasi pencarian WNA Spanyol korban kapal di NTT
Komang Wilandra menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman lanjutan untuk memastikan rangkaian dari peristiwa kematian korban.
Jasad WNA perempuan asal Prancis ini ditemukan pada Sabtu pagi (10/1). Saksi yang kali pertama menemukan jasad Lyna Normies langsung menghubungi pihak kepolisian.
Baca juga: WNA jadi satu tersangka kasus tambang emas ilegal Sekotong Lombok Barat
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti anggota Polsubsektor Gili Indah yang turun melakukan evakuasi jasad Lyna Normies bersama tim dari Polsek Pemenang dan Satreskrim Polres Lombok Utara.
Kini jenazah Lyna Normies telah dievakuasi dan untuk sementara disemayamkan di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, Kota Mataram.