Tim mural Polda NTB meraih juara tingkat nasional
Minggu, 31 Oktober 2021 14:45 WIB
Tim mural utusan Polda NTB, Dany Arya dan Abdul Azis peraih juara harapan 5 dalam ajang Bhayangkara Mural Festival 2021 berfoto bersama karya lukisannya yang mengangkat tema "Bersama Menjaga Indonesia" di Jakarta, Sabtu (30/10/2021). (ANTARA/HO-Humas Polda NTB)
Mataram (ANTARA) - Tim mural utusan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat berhasil meraih panggung juara tingkat nasional dalam ajang Bhayangkara Mural Festival 2021.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto di Mataram, Minggu, mengatakan tim mural utusan Polda NTB meraih juara harapan 5 dalam ajang perlombaan yang digelar Mabes Polri tersebut.
"Dengan peraihan juara ini membuktikan bahwa karya-karya pemural NTB berkelas dan mampu bersaing dengan seluruh kontestan dari seluruh Indonesia," kata Artanto.
Pemural asal NTB yang meraih juara harapan 5 itu adalah Dany Arya dan Abdul Azis. Keduanya meraih hadiah uang tunai 10 juta rupiah. Karya mural yang membuatnya juara tersebut mengangkat tema "Bersama Menjaga Indonesia". Tema tersebut lahir dari gagasan Dany Arya.
"Karena itu, kami bangga dengan karya Dany, lukisan mural yang dibuatnya telah mengharumkan nama Polda NTB khususnya dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya," ujar dia.
Karya mural tim NTB yang masuk dalam deretan 10 pemenang dilukis kembali di lima tiang jalan layang depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta. Sedangkan 70 karya lainnya dilukis ulang di sejumlah tempat di Indonesia.
Dalam ajang perlombaan yang puncak acaranya digelar di Mabes Polri, Sabtu (30/10), menyatakan bahwa lukisan dengan kritik Polri, seperti pungli, keadilan untuk yang berduit serta sosok polisi menakutkan, muncul sebagai juara I, tim dari Jabodetabek.
Kemudian panggung juara II ditempatkan oleh tim mural dari Papua yang menggambarkan tentang penyelenggaraan PON di Papua di tengah pandemi COVID-19.
Sedangkan tim yang menduduki juara III adalah Jawa Tengah, menang dengan mengambil tema kolaborasi Polri dan pihak lain dalam penanganan COVID-19.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto di Mataram, Minggu, mengatakan tim mural utusan Polda NTB meraih juara harapan 5 dalam ajang perlombaan yang digelar Mabes Polri tersebut.
"Dengan peraihan juara ini membuktikan bahwa karya-karya pemural NTB berkelas dan mampu bersaing dengan seluruh kontestan dari seluruh Indonesia," kata Artanto.
Pemural asal NTB yang meraih juara harapan 5 itu adalah Dany Arya dan Abdul Azis. Keduanya meraih hadiah uang tunai 10 juta rupiah. Karya mural yang membuatnya juara tersebut mengangkat tema "Bersama Menjaga Indonesia". Tema tersebut lahir dari gagasan Dany Arya.
"Karena itu, kami bangga dengan karya Dany, lukisan mural yang dibuatnya telah mengharumkan nama Polda NTB khususnya dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya," ujar dia.
Karya mural tim NTB yang masuk dalam deretan 10 pemenang dilukis kembali di lima tiang jalan layang depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta. Sedangkan 70 karya lainnya dilukis ulang di sejumlah tempat di Indonesia.
Dalam ajang perlombaan yang puncak acaranya digelar di Mabes Polri, Sabtu (30/10), menyatakan bahwa lukisan dengan kritik Polri, seperti pungli, keadilan untuk yang berduit serta sosok polisi menakutkan, muncul sebagai juara I, tim dari Jabodetabek.
Kemudian panggung juara II ditempatkan oleh tim mural dari Papua yang menggambarkan tentang penyelenggaraan PON di Papua di tengah pandemi COVID-19.
Sedangkan tim yang menduduki juara III adalah Jawa Tengah, menang dengan mengambil tema kolaborasi Polri dan pihak lain dalam penanganan COVID-19.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024