Mataram (ANTARA) - Putri Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol Djoko Poerwanto, Fairuz Afifah Andjani, tetap menjalani tes atau ujian pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polresta Mataram, Kamis (23/6) dan dia lulus.

"Meski saya anaknya Kapolda, saya harus tetap jalani prosedur ujian pembuatan SIM," kata Afifah panggilan akrabnya seusai menjalani tes uji pembuatan SIM di Polresta Mataram.

Dia juga mengatakan, ketenangan yang bisa membuatnya lulus menjalani tes uji pembuatan SIM, selain itu sebelum menjalani ujian dia juga belajar mengenal rambu-rambu lalu lintas.

"Jika kita tenang menjalani ujian maka kita akan mudah menjalani tes ujian pembuatan SIM, dan jangan lupa pelajari dan kenali rambu-rambu lalu lintas agar kita bisa lulus," ungkapnya.

Kasat Lantas Polresta Mataram Kompol Bowo Tri Handoko SIK membenarkan bahwa, anaknya Kapolda NTB menjalani ujian tes pembuatan SIM C di Polresta Mataram.

"Betul Fairuz Afifah Andjani telah menjalani ujian tes pembuatan SIM C tadi pagi, dan dinyatakan lulus," kata Bowo.

Kompol Bowo juga menjelaskan bahwa Afifah mampu mengikuti semua prosedur pengujian SIM C dengan baik.

"Tidak ada satupun rangkaian tes uji pembuatan SIM yang dia lewati, dan semua dijalani dengan baik," katanya.

Afifah menjalani tes selama satu jam, mulai dari jam 08.00 pagi hingga waktu 09.00 Indonesia tengah (WITA) di dalam ruangan Satpas dan halaman Mapolresta Mataram.

Semua prosedur dijalani oleh Afifah, mulai dari tes psikologi, kesehatan, foto, melakukan pembayaran di BRI, sesuai dengan tarif PNBP yang sudah ditetapkan di PP Nomor 76 tahun 2020, untuk SIM C baru sebesar Rp100.000, ujian teori dan tes praktik berkendara motor di halaman kantor Polresta Mataram.

"Semua prosedur ujian pembuatan SIM dijalani oleh Afifah, termasuk pembayaran PNBP di BRI serta ujian teori, setelah dinyatakan lulus, Afifah jalani ujian praktek berkendara di halaman kantor Mapolresta Mataram," tegas Bowo.

Semua tes dilalui dengan baik oleh Afifah, pada akhirnya, SIM C atas nama dirinya diterbitkan oleh Polresta Mataram.

"Alhamdulillah Afifah lulus dan kita langsung terbitkan SIM C atas nama dia," ujarnya.

Saat Kompol Bowo memberikan SIM C kepada Afifah, dia berpesan agar Afifah selalu berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan, menghargai pemakai jalan lain, selalu menggunakan Helm demi keselamatan saat berkendara dan juga membawa surat kelengkapan kendaraan bermotor ketika hendak bepergian.

 

Pewarta : Riza Fahriza*Dhimas Budi Pratama
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024