Mantan pemilik klub sepak bola China ditangkap
Kamis, 16 Februari 2023 9:40 WIB
Ilustrasi - Seorang mantan pemilik klub sepak bola China ditahan oleh aparat (ANTARA/Juns)
Beijing (ANTARA) - Seorang mantan pemilik klub sepak bola China ditahan oleh Komisi Pengawasan Disiplin Partai Komunis China (CPC) Provinsi Hubei terkait dugaan kasus korupsi. Penahanan mantan pemilik Hebei Football Club Meng Jing dilakukan pada hari yang sama dengan penahanan Presiden Asosiasi Sepak Bola China (CFA) Chen Xuyuan, Selasa (14/2).
CFA dalam pernyataan resminya yang dipantau di Beijing, Kamis, mendukung penuh lembaga antirasuah tersebut dalam melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi di tubuh induk organisasi sepak bola di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu.
Investigasi tersebut sepenuhnya mencerminkan tekad tidak adanya toleransi melawan korupsi, demikian CFA. CFA berjanji akan menciptakan lingkungan sepak bola yang jujur demi terwujudnya reformasi dan perkembangan sepak bola China.
Penahanan Meng dan Chen menambah panjang daftar pengurus sepak bola China yang berurusan dengan aparat hukum di bawah supervisi partai berkuasa itu. Sebelumnya ada mantan pelatih kepala tim nasional sepak bola putra Li Tie, mantan Sekretaris Jenderal CFA Liu Yi, dan Deputi Eksekutif Sekjen CFA merangkap Kepala Manajer Timnas China Chen Yongliang juga telah ditahan oleh lembaga utama disiplin CPC.
Baca juga: Klub Union Berlin datangkan Josip Juranovic
Baca juga: ASIOP jalin kerja sama dengan klub asal Jepang
Komunitas sepak bola China mengalami guncangan hebat pada 2009 terkait skandal pengaturan skor, tulis Global Times, media berpengaruh yang berafiliasi dengan CPC. Mantan Wakil Presiden CFA Xie Yalong dan mantan Direktur Pusat Manajemen Timnas China Nan Yong ditangkap dan kemudian diadili dengan hukuman 10,5 tahun penjara.
Beberapa pemain juga ditangkap dan beberapa klub dijatuhi sanksi mulai dari pengurangan poin, pembayaran denda, hingga degradasi. Penanganan kasus pengaturan skor tersebut belum tuntas hingga 2013. Sampai saat ini timnas sepak bola putra China miskin prestasi, baik di tingkat internasional maupun regional, meskipun beberapa kali menaturalisasi pemain asing.
CFA dalam pernyataan resminya yang dipantau di Beijing, Kamis, mendukung penuh lembaga antirasuah tersebut dalam melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi di tubuh induk organisasi sepak bola di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu.
Investigasi tersebut sepenuhnya mencerminkan tekad tidak adanya toleransi melawan korupsi, demikian CFA. CFA berjanji akan menciptakan lingkungan sepak bola yang jujur demi terwujudnya reformasi dan perkembangan sepak bola China.
Penahanan Meng dan Chen menambah panjang daftar pengurus sepak bola China yang berurusan dengan aparat hukum di bawah supervisi partai berkuasa itu. Sebelumnya ada mantan pelatih kepala tim nasional sepak bola putra Li Tie, mantan Sekretaris Jenderal CFA Liu Yi, dan Deputi Eksekutif Sekjen CFA merangkap Kepala Manajer Timnas China Chen Yongliang juga telah ditahan oleh lembaga utama disiplin CPC.
Baca juga: Klub Union Berlin datangkan Josip Juranovic
Baca juga: ASIOP jalin kerja sama dengan klub asal Jepang
Komunitas sepak bola China mengalami guncangan hebat pada 2009 terkait skandal pengaturan skor, tulis Global Times, media berpengaruh yang berafiliasi dengan CPC. Mantan Wakil Presiden CFA Xie Yalong dan mantan Direktur Pusat Manajemen Timnas China Nan Yong ditangkap dan kemudian diadili dengan hukuman 10,5 tahun penjara.
Beberapa pemain juga ditangkap dan beberapa klub dijatuhi sanksi mulai dari pengurangan poin, pembayaran denda, hingga degradasi. Penanganan kasus pengaturan skor tersebut belum tuntas hingga 2013. Sampai saat ini timnas sepak bola putra China miskin prestasi, baik di tingkat internasional maupun regional, meskipun beberapa kali menaturalisasi pemain asing.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024