Kediri, Jatim (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menjamin stok bahan pokok di wilayah kota ini terpenuhi kendati terdapat fenomena La Nina yang bisa mengancam ketahanan pangan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri Mohammad Ridwan mengatakan pihaknya intensif menerjunkan tim memantau bahan pokok di pasar serta grosir yang ada wilayah Kota Kediri. "Jadi kami memantau ketersediaan pasokan di masing-masing locus yang ada di pasar tradisional, pasar grosir, toko bahan pangan, dan pusat perbelanjaan kemudian hasilnya kita laporkan ke Badan Pangan Nasional," kata Ridwan di Kediri, Kamis.

Pihaknya mengadakan pemantauan itu guna memastikan secara langsung ketersediaan pasokan bahan pangan di Kota Kediri. Lokasi pemantauan dilakukan di sejumlah pasar tradisional hingga modern dengan fokus pemantauan yakni komoditas beras, telur ayam ras, dan minyak goreng.

Di antaranya adalah Toko Narimo Putro Pesantren, Pasar Grosir, Golden Swalayan, Hypermart, dan CV. Siti Oetomo Kota Kediri. Ia menjelaskan, pada periode Agustus 2023, didapatkan hasil seluruh bahan pangan yang dipantau dalam kondisi tersedia cukup.

Dari pemantauan yang dilakukan, stok beras relatif aman namun terdapat kenaikan antara Rp100 per kilogram hingga Rp200 per kilogram untuk beras premium. "Stok beras aman, terjadi tren kenaikan harga beras dikarenakan pasokan gabah berkurang. Kenaikannya berkisar Rp100 hingga Rp200 per kilogram untuk beras premium," kata dia.

Selain pada komoditas beras, tren kenaikan harga pangan juga terjadi pada komoditas cabai. Hal tersebut terjadi karena musim kemarau yang menghambat produksi cabai di beberapa daerah sentra tanaman tersebut.

Baca juga: DKP Mataram memiliki stok 10 ton beras cadangan antisipasi bencana
Baca juga: Gubernur Jatim minta stok beras medium lebih banyak dijual

Namun, ia menegaskan hal tersebut tidak menjadi kendala tersendiri. Stok di lapangan masih mencukupi. Untuk minyak goreng, kata dia, stok juga masih terpenuhi dengan baik. "Sampai saat ini tidak ada kendala ketersediaan, di Kota Kediri selalu cukup tersedia. Kalau harga pangan naik itu dipengaruhi oleh musim dan adanya peningkatan permintaan masyarakat," katanya.

Ia pun menambahkan pemantauan ini bahan masukan rencana dan aksi TPID Kota Kediri dalam menjaga tingkat inflasi di Kota Kediri. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar belanja dengan bijak dan tidak perlu panik karena pemerintah telah memastikan ketersediaan jumlah pasokan, demikian Ridwan

 

Pewarta : Asmaul Chusna
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024