Moeldoko nyatakan tak ada pengerahan Forkopimda menangkan Prabowo-Gibran
Senin, 15 Januari 2024 16:57 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menyampaikan keterangan seputar isu pengerahan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk Pemilu 2024 di Gedung Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta, Senin (15/1/2024). ANTARA/Yashinta Difa
Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan tidak ada pengerahan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) kepada kepala desa untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melalui penggunaan dana desa dalam Pemilu Presiden 2024.
"Ya," kata Moeldoko dalam konferensi pers di Gedung Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta, Senin, saat ditanya apakah dirinya dapat memastikan tidak ada pengerahan Forkopimda untuk memenangkan Prabowo-Gibran menggunakan dana desa.
Ia mengatakan segala bentuk penyalahgunaan dana desa akan ditindak tegas oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), termasuk penggunaan untuk memenangkan kandidat tertentu dalam Pemilu 2024.
"Mendagri saya pikir akan tegas atas hal-hal seperti itu," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Moeldoko memastikan bahwa narasi perbincangan pemanfaatan dana desa untuk pemenangan Prabowo-Gibran merupakan isu.
"Itu isu. Persoalannya kita terburu menangkap isu untuk diberitakan," ucapnya.
Sebelumnya, beredar rekaman di akun TikTok @nasionalcorruption yang berisi percakapan seputar dukungan Forkopimda Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo-Gibran.
Baca juga: PLN dan KSP prioritaskan kesejahteraan nelayan Sulut
Baca juga: Bansos aksi nyata pemerintah rawat kedaulatan pulau terdepan
Rekaman tersebut mencantumkan narasi "Bocor rekaman perbincangan antara Dandim, Bupati, Kapolres dan Kajari Batubara". Rekaman dalam video tersebut menyuarakan arahan untuk kepala desa agar mendukung pasangan calon nomor urut 2.
"Ya," kata Moeldoko dalam konferensi pers di Gedung Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta, Senin, saat ditanya apakah dirinya dapat memastikan tidak ada pengerahan Forkopimda untuk memenangkan Prabowo-Gibran menggunakan dana desa.
Ia mengatakan segala bentuk penyalahgunaan dana desa akan ditindak tegas oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), termasuk penggunaan untuk memenangkan kandidat tertentu dalam Pemilu 2024.
"Mendagri saya pikir akan tegas atas hal-hal seperti itu," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Moeldoko memastikan bahwa narasi perbincangan pemanfaatan dana desa untuk pemenangan Prabowo-Gibran merupakan isu.
"Itu isu. Persoalannya kita terburu menangkap isu untuk diberitakan," ucapnya.
Sebelumnya, beredar rekaman di akun TikTok @nasionalcorruption yang berisi percakapan seputar dukungan Forkopimda Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo-Gibran.
Baca juga: PLN dan KSP prioritaskan kesejahteraan nelayan Sulut
Baca juga: Bansos aksi nyata pemerintah rawat kedaulatan pulau terdepan
Rekaman tersebut mencantumkan narasi "Bocor rekaman perbincangan antara Dandim, Bupati, Kapolres dan Kajari Batubara". Rekaman dalam video tersebut menyuarakan arahan untuk kepala desa agar mendukung pasangan calon nomor urut 2.
Pewarta : Andi Firdaus, Yashinta Difa
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Moeldoko mengungkap urgensi regenerasi petani di tengah tantangan besar
02 October 2024 18:54 WIB, 2024
Moeldoko: Tanggalkan ego sektoral dukung percepatan Kebijakan Satu Peta
12 July 2024 12:20 WIB, 2024
KSP dan 24 tokoh muda pendidikan kolaborasi menyukseskan bonus demografi
27 June 2024 5:57 WIB, 2024
Moeldoko sebut jangan selesaikan dugaan kecurangan dengan "cara jalanan"
13 March 2024 18:21 WIB, 2024
Pengamat politik UI soal jabat tangan AHY-Moeldoko: Peran Jokowi besar
27 February 2024 6:07 WIB, 2024
Sempat berseteru, Moeldoko dan AHY akhirnya berjabat tangan di Istana
26 February 2024 14:09 WIB, 2024
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ingatkan pihak terkait siap layani kesehatan petugas pemilu
12 February 2024 18:02 WIB, 2024