Beijing (ANTARA) - Korea Utara (Korut) pada Rabu menyatakan telah menuntaskan latihan peluncuran rudal jelajah strategis pada Selasa di lepas pantai barat negara itu.

Latihan itu dilakukan untuk menguji kemampuan serangan balik cepat militer Korea Utara, kata media  pemerintah negara itu.

Penembakan Hwasal-2 bertujuan meningkatkan kemampuan serangan strategis militer, kata Kantor Berita KCNA, tanpa mengungkapkan  jangkauan terbang atau jumlah rudal yang diluncurkan.

Baca juga: Korut kecam pertemuan DK PBB bahas uji coba rudalnya
Baca juga: AS kasih peringatkan Korut

Menurut militer Korea Selatan, Korea Utara menembakkan beberapa rudal jelajah ke Laut Kuning dari kota Nampo pada Selasa pagi.

Ini menjadi peluncuran rudal jelajah putaran ketiga dalam satu pekan yang dilakukan Pyongyang.

Pyongyang menguji rudal jelajah strategis terbarunya, Pulhwasal-3 -31, yang diyakini mampu membawa hulu ledak nuklir, pada Minggu dan 24 Januari.

KCNA melaporkan bahwa latihan Selasa tersebut tidak berdampak buruk pada keamanan negara-negara tetangga.

Baca juga: Presiden Rusia bertemu Menlu Korut di tengah pendalaman kerja sama militer
Baca juga: Pemimpon Korut Kim Jong Un tutup pintu reunifikasi Korut-Korsel

Sumber: Kyodo

 


Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2024