Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi Kabupaten Lombok Utara telah menunjukkan perkembangan pesat dan tangguh di usianya yang ke-17 tahun dari daerah termuda, kini menjelma menjadi ikon pariwisata dunia serta pusat pertumbuhan sosial dan ekonomi yang dinamis.
"Selaku Gubernur dan atas nama Pemerintah Provinsi NTB, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-17 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Utara, dari Bayan hingga Pemenang. Semoga Lombok Utara semakin maju, dan sejahtera," ujarnya saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 Kabupaten Lombok Utara, di halaman Kantor Bupati Lombok Utara melalui siaran pers diterima di Mataram, Senin.
Gubernur menggambarkan usia 17 tahun sebagai masa yang penuh semangat dan potensi, seperti remaja yang sedang tumbuh dengan kuat.
Baca juga: Festival Soundtuari 2025 ajang promosikan wisata Lombok Utara
Ia menegaskan bahwa momentum ulang tahun ini bukan hanya sekadar peringatan hari jadi, tetapi juga waktu yang tepat untuk melakukan refleksi.
"Menengok perjalanan, menyerap pelajaran dari tantangan, mengapresiasi capaian, dan menguatkan arah untuk masa depan Lombok Utara," kata Lalu Muhamad Iqbal.
Berbagai pencapaian penting telah diraih Kabupaten Lombok Utara. Di antaranya, tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, terbukti dengan 11 kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Angka kemiskinan juga menunjukkan tren penurunan signifikan, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat hingga mencapai 68,64 persen mendekati kategori tinggi. Berbagai penghargaan di tingkat regional, nasional, hingga internasional pun menjadi bukti Lombok Utara mampu bersaing dengan daerah-daerah lain yang lebih dulu berkembang.
Baca juga: Warga Lombok Utara diajak budayakan gerakan bersih di Gili
Sebagai kepala daerah, Gubernur menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi pembangunan Lombok Utara secara aktif dan kolaboratif.
"Saya tidak datang membawa janji, tapi saya datang membawa niat tulus untuk membersamai. Pemerintah provinsi hadir bukan sebagai menara gading, tetapi sebagai jembatan yang mendengar, mendorong, dan menguatkan. Karena tidak ada kemajuan NTB tanpa kemajuan setiap kabupaten/kotanya," katanya menegaskan.
Gubernur NTB menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lombok Utara yang telah menjadi pilar utama kemajuan daerah. Ia meyakini bahwa dengan semangat kolektif, masa depan NTB yang lebih baik akan terwujud.
"Dengan semangat "Tioq Tata Tunaq" dan kolaborasi yang solid, saya yakin masa depan itu bisa kita bentuk bersama, menuju NTB yang makmur dan mendunia," katanya pula.
Baca juga: Infrastruktur dermaga wisata di NTB dibenahi dongkrak kunjungan turis
Baca juga: Menbud Fadli Zon resmikan museum desa di Lombok Utara
Baca juga: Krisis air berdampak terhadap tamu hotel di kawasan Lombok Utara
Baca juga: Krisis air di Gili Tramena Lombok berdampak pada sektor pariwisata
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026