Keraton Surakarta siapkan upacara kenaikan tahta Raja Paku Buwana XIII
Senin, 5 Februari 2024 17:10 WIB
Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. (ANTARA/Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat bersiap melakukan upacara kenaikan tahta Raja Paku Buwana XIII atau disebut juga dengan Hajad Tingalan Dalem Jumenengan ke-20 Tahun 2024, Selasa (6/2).
Wakil Pengageng Sasana Wilopo Kanjeng Pangeran Dani Nur Adiningrat di Solo, Jawa Tengah, Senin, mengatakan beberapa persiapan yang sudah dilakukan, di antaranya tari bedaya ketawang, kirab bedaya ketawang, dan jamasan pusaka milik keraton.
"Jamasan pusaka berbentuk gamelan yang untuk upacara juga dilaksanakan. Ada beberapa gamelan pusaka yang disiapkan," katanya.
Ia mengatakan pada upacara kenaikan tahta nanti akan dimulai dengan para abdi dalem yang berkumpul di Bangsa Semorokoto dan para sentana dalem berkumpul di sekitar Dalem Ageng.
Baca juga: Putra Mahkota Keraton Surakarta harap tak ada konflik internal
"Selanjutnya menunggu sinuwun keluar. Lalu para utusan dalem masuk, kemudian dilanjutkan tarian Bedaya Ketawang," katanya.
Mengenai kirab jumenengan, dikatakannya, sejauh ini belum dapat dipastikan pelaksanaannya.
"Mengingat situasi kondisi negara jelang pemilu, kirab tidak langsung seperti tahun-tahun kemarin. Nanti akan ada petunjuk lebih lanjut, ada kirab atau tidak," katanya.
Ia mengatakan jika ada kirab kemungkinan tidak akan berdekatan dengan acara jumenengan.
Disinggung mengenai tamu dari kalangan pejabat yang akan datang, menurut dia belum dapat dipastikan.
"Biasanya pejabat langsung dari sinuwun, jadi kedatangan tamu konfirmasi ke beliau," katanya.
Sementara itu, jumlah peserta jumenengan baik dari abdi dalem dan keluarga keraton, sejumlah tokoh, dan pejabat pemerintah diperkirakan sekitar 2.000 orang.*
Baca juga: Revitalisasi Keraton Surakarta tunggu selesai proses lelang
Baca juga: Revitalisasi Keraton Surakarta dimulai Gerbang Gladak
Wakil Pengageng Sasana Wilopo Kanjeng Pangeran Dani Nur Adiningrat di Solo, Jawa Tengah, Senin, mengatakan beberapa persiapan yang sudah dilakukan, di antaranya tari bedaya ketawang, kirab bedaya ketawang, dan jamasan pusaka milik keraton.
"Jamasan pusaka berbentuk gamelan yang untuk upacara juga dilaksanakan. Ada beberapa gamelan pusaka yang disiapkan," katanya.
Ia mengatakan pada upacara kenaikan tahta nanti akan dimulai dengan para abdi dalem yang berkumpul di Bangsa Semorokoto dan para sentana dalem berkumpul di sekitar Dalem Ageng.
Baca juga: Putra Mahkota Keraton Surakarta harap tak ada konflik internal
"Selanjutnya menunggu sinuwun keluar. Lalu para utusan dalem masuk, kemudian dilanjutkan tarian Bedaya Ketawang," katanya.
Mengenai kirab jumenengan, dikatakannya, sejauh ini belum dapat dipastikan pelaksanaannya.
"Mengingat situasi kondisi negara jelang pemilu, kirab tidak langsung seperti tahun-tahun kemarin. Nanti akan ada petunjuk lebih lanjut, ada kirab atau tidak," katanya.
Ia mengatakan jika ada kirab kemungkinan tidak akan berdekatan dengan acara jumenengan.
Disinggung mengenai tamu dari kalangan pejabat yang akan datang, menurut dia belum dapat dipastikan.
"Biasanya pejabat langsung dari sinuwun, jadi kedatangan tamu konfirmasi ke beliau," katanya.
Sementara itu, jumlah peserta jumenengan baik dari abdi dalem dan keluarga keraton, sejumlah tokoh, dan pejabat pemerintah diperkirakan sekitar 2.000 orang.*
Baca juga: Revitalisasi Keraton Surakarta tunggu selesai proses lelang
Baca juga: Revitalisasi Keraton Surakarta dimulai Gerbang Gladak
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menbud Fadli Zon mendorong penguatan peran keraton sebagai pusat edukasi budaya
04 April 2026 6:36 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Yayasan Puri Kauhan Ubud umumkan ide karya terbaik kompetisi seni pertunjukan dengan inovasi teknologi
05 September 2025 5:34 WIB
Konferprov PWI Bali 2025 secara aklamasi memilih Dira Arsana sebagai Ketua PWI periode 2025-2029
31 May 2025 7:19 WIB
Sinergi PKT BISA dongkrak produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani Magetan
20 May 2025 18:55 WIB
Pemilik tanah Gnyadnya minta keadilan peralihan tanahnya dipecah jadi 26 sertifikat
03 February 2025 20:22 WIB, 2025
Demplot Pupuk Kaltim di Jombang, hasil padi petani capai 9,2 ton per hektare
04 September 2024 15:31 WIB, 2024
Suara legislator, Reni Astuti sarankan ada peta banjir digital di Surabaya
27 February 2024 8:04 WIB, 2024