Status Gunung Agung Diturunkan Menjadi Siaga
Minggu, 29 Oktober 2017 19:08 WIB
ilustrasi - Petugas dan warga memantau aktifitas Gunung Agung di Pos Pemantauan Desa Rendang, Karangasem, Bali. (ANTARA News)
Karangasem (ANTARA News) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana
Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral
(ESDM) menurunkan status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Provinsi
Bali, dari level IV (Awas) menjadi level III (Siaga).
"Perubahan status berdasarkan hasil pengamatan yang ada, di mana aktivitas kegempaan menurun cukup drastis selama sembilan hari terakhir. Selain itu, manifestasi permukaan kawah juga begitu, di mana asap mulai berkurang berdasarkan hasil verifikasi drone," kata Kepala PVMBG Kasbani di Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, Minggu.
Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, kembali memperpanjang status siaga darurat bencana Gunung Agung selama 14 hari (27 Oktober hingga 9 November 2017), untuk memberikan kemudahan akses dalam menangani ancaman letusan gunung setinggi 3.142 mdpl ini.
"Perpanjangan status siaga darurat bencana atau level awas Gunung Agung ini sudah ketiga kalinya dilakukan, guna memberikan kemudahan akses dalam menangani ancaman letusan Gunung Agung," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo P Nugroho, dalam keterangan persnya melalui pesannya, Sabtu (28/10).
(*)
"Perubahan status berdasarkan hasil pengamatan yang ada, di mana aktivitas kegempaan menurun cukup drastis selama sembilan hari terakhir. Selain itu, manifestasi permukaan kawah juga begitu, di mana asap mulai berkurang berdasarkan hasil verifikasi drone," kata Kepala PVMBG Kasbani di Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, Minggu.
Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, kembali memperpanjang status siaga darurat bencana Gunung Agung selama 14 hari (27 Oktober hingga 9 November 2017), untuk memberikan kemudahan akses dalam menangani ancaman letusan gunung setinggi 3.142 mdpl ini.
"Perpanjangan status siaga darurat bencana atau level awas Gunung Agung ini sudah ketiga kalinya dilakukan, guna memberikan kemudahan akses dalam menangani ancaman letusan Gunung Agung," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo P Nugroho, dalam keterangan persnya melalui pesannya, Sabtu (28/10).
(*)
Pewarta : ANTARA News
Editor : Awaludin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Dompu--Ditjenpas NTB teken MoU pembinaan dan pemberdayaan warga binaan
09 February 2026 20:52 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Yayasan Puri Kauhan Ubud umumkan ide karya terbaik kompetisi seni pertunjukan dengan inovasi teknologi
05 September 2025 5:34 WIB
Konferprov PWI Bali 2025 secara aklamasi memilih Dira Arsana sebagai Ketua PWI periode 2025-2029
31 May 2025 7:19 WIB
Sinergi PKT BISA dongkrak produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani Magetan
20 May 2025 18:55 WIB
Pemilik tanah Gnyadnya minta keadilan peralihan tanahnya dipecah jadi 26 sertifikat
03 February 2025 20:22 WIB, 2025
Demplot Pupuk Kaltim di Jombang, hasil padi petani capai 9,2 ton per hektare
04 September 2024 15:31 WIB, 2024
Suara legislator, Reni Astuti sarankan ada peta banjir digital di Surabaya
27 February 2024 8:04 WIB, 2024