Polresta Mataram atensi keamanan pemudik Terminal Mandalika
Jumat, 5 April 2024 21:23 WIB
Seorang kondektur mengecek tiket penumpang bus di Terminal Mandalika, Mataram, NTB, Senin (1/4/2024). ANTARA FOTO/Dhimas Budi Pratama/rwa.
Mataram (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menaruh atensi terkait dengan keamanan para pemudik Lebaran 2024 di kawasan Terminal Mandalika.
Kepala Polresta Mataram Kombes Pol. Ariefaldi Warganegara di Mataram, Jumat, mengatakan bahwa bentuk atensi pihaknya bersama pemerintah dalam momentum arus mudik tahun ini dengan mendirikan posko terpadu di Terminal Mandalika.
"Posko terpadu ini bukan hanya ditempati personel kami saja, melainkan seluruh pihak terkait yang punya peran penting dalam kegiatan mudik ini," kata Arief.
Pihak dari pemerintah yang terlibat tersebut ada dari TNI, satpol PP, dinas kesehatan, Jasa Raharja, dan dinas perhubungan.
"Giat terpadu ini juga kami rangkum dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2024 yang memang fokus pada arus mudik dan stabilitas keamanan selama liburan Idulfitri 1445 Hijriah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satreskrim Polresta Mataram Kompol Made Yogi Purusa Utama mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh personel untuk menjalankan tugas di lapangan.
Khusus untuk di kawasan terminal, Yogi menegaskan bahwa pihaknya menaruh atensi terhadap aksi pungutan liar (pungli). Untuk mencegah hal tersebut, Polresta Mataram telah berkoordinasi dengan Satgas Pungli Mataram.
Baca juga: Pengemudi bus di Terminal Bojonegoro Jatim ikuti tes urine
Baca juga: Lebaran, Jumlah pemudik di Terminal Mandalika diprediksi naik tujuh persen
Pungli yang berpotensi terjadi di kawasan terminal itu terkait dengan pengangkutan penumpang dan penjualan tiket. Dalam menindaklanjuti persoalan ini, pihaknya mengedepankan langkah preventif dalam bentuk memberikan imbauan dan mencegah peluang terjadinya penjualan tiket melalui calo.
"Kami kedepankan preventif. Pencegahan dan imbauan. Kalau masih, baru kami lakukan tindakan represif," kata Yogi.
Kepala Polresta Mataram Kombes Pol. Ariefaldi Warganegara di Mataram, Jumat, mengatakan bahwa bentuk atensi pihaknya bersama pemerintah dalam momentum arus mudik tahun ini dengan mendirikan posko terpadu di Terminal Mandalika.
"Posko terpadu ini bukan hanya ditempati personel kami saja, melainkan seluruh pihak terkait yang punya peran penting dalam kegiatan mudik ini," kata Arief.
Pihak dari pemerintah yang terlibat tersebut ada dari TNI, satpol PP, dinas kesehatan, Jasa Raharja, dan dinas perhubungan.
"Giat terpadu ini juga kami rangkum dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2024 yang memang fokus pada arus mudik dan stabilitas keamanan selama liburan Idulfitri 1445 Hijriah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satreskrim Polresta Mataram Kompol Made Yogi Purusa Utama mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh personel untuk menjalankan tugas di lapangan.
Khusus untuk di kawasan terminal, Yogi menegaskan bahwa pihaknya menaruh atensi terhadap aksi pungutan liar (pungli). Untuk mencegah hal tersebut, Polresta Mataram telah berkoordinasi dengan Satgas Pungli Mataram.
Baca juga: Pengemudi bus di Terminal Bojonegoro Jatim ikuti tes urine
Baca juga: Lebaran, Jumlah pemudik di Terminal Mandalika diprediksi naik tujuh persen
Pungli yang berpotensi terjadi di kawasan terminal itu terkait dengan pengangkutan penumpang dan penjualan tiket. Dalam menindaklanjuti persoalan ini, pihaknya mengedepankan langkah preventif dalam bentuk memberikan imbauan dan mencegah peluang terjadinya penjualan tiket melalui calo.
"Kami kedepankan preventif. Pencegahan dan imbauan. Kalau masih, baru kami lakukan tindakan represif," kata Yogi.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dari MotoGP hingga KEK Mandalika: ITDC & APS perluas serapan tenaga lokal
05 February 2026 10:35 WIB
Terpopuler - Lombok Tengah
Lihat Juga
Delay hampir 5 jam, Penumpang Super Air Jet terima kompensasi Rp300 ribu, Maskapai minta maaf
13 February 2026 21:08 WIB
Super Air Jet rute Lombok-Surabaya delay hampir 5 Jam, Penumpang tuntut pertanggungjawaban
13 February 2026 20:25 WIB
Lombok Tengah dan Lombok Timur bersatu lawan bencana di wilayah perbatasan
13 February 2026 12:42 WIB
Jagung merajalela di perbukitan Lombok Tengah, Antusiasme petani meningkat
12 February 2026 10:15 WIB