Mandalika (ANTARA) - Keseruan sesi Pitwalk di Pertamina Mandalika International Circuit menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam rangkaian GT World Challenge Asia.
Pitwalk adalah sesi khusus dalam ajang balap (seperti MotoGP, F1, atau GT World Challenge) yang memberikan kesempatan kepada penonton untuk berjalan di area pit lane.
Antusiasme penonton terlihat begitu tinggi ketika ribuan pengunjung membanjiri area pitlane untuk merasakan langsung atmosfer yang biasanya hanya bisa diakses oleh tim dan pembalap.
Sejak pintu Pitwalk dibuka, arus penonton langsung mengalir memenuhi jalur pitlane hingga ke depan paddock.
Mereka memanfaatkan kesempatan langka ini untuk melihat lebih dekat mobil-mobil balap, kru tim yang tengah bersiap, serta berbagai detail teknis yang selama ini hanya dapat disaksikan dari kejauhan.
Suasana pun terasa hidup, dengan interaksi yang begitu dekat antara dunia motorsport profesional dan para penggemar.
Salah satu daya tarik utama tentu saja kesempatan berfoto langsung dengan para pembalap di depan paddock. Banyak penonton yang antre dengan tertib demi mengabadikan momen bersama idola mereka. Senyum para pembalap yang melayani penggemar menambah kesan hangat dan personal, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pecinta balap.
Keseruan Pitwalk semakin lengkap dengan hadirnya kuis interaktif yang dipandu oleh MC kondang otomotif, Ricky Sitompul. Dengan gaya khasnya yang enerjik dan komunikatif, Ricky sukses menghidupkan suasana. Penonton diajak berpartisipasi dalam berbagai pertanyaan seputar dunia otomotif dan balap, yang langsung disambut antusias oleh peserta dari berbagai kalangan.
Kehadiran merchandise tim balap menjadi daya tarik tersendiri, karena memberi nilai lebih bagi penggemar yang ingin membawa pulang kenang-kenangan autentik dari ajang internasional ini.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, mengatakan Pitwalk di event GT World Challenge Asia dibuat untuk memberikan pengalaman berkesan yang mendekatkan penggemar dengan dunia balap profesional.
"Interaksi langsung, kesempatan eksplorasi, hingga ragam aktivitas yang ditawarkan menjadikan momen ini sebagai salah satu highlight dalam gelaran GT World Challenge Asia," katanya.
Melalui Pitwalk, MGPA kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan event motorsport yang tidak hanya kompetitif di lintasan, tetapi juga kaya akan pengalaman bagi penonton. Atmosfer yang tercipta menjadi bukti bahwa ajang ini mampu menghadirkan hiburan menyeluruh, menggabungkan kecepatan, interaksi, dan keseruan dalam satu waktu.
Opening Ceremony
Opening Ceremony jelang Race 2 GT World Challenge Asia di Pertamina Mandalika International Circuit berlangsung meriah dan sarat nuansa budaya lokal Nusa Tenggara Barat (NTB).
Momen ini menjadi pembuka yang semarak sebelum para pembalap kembali beradu kecepatan di lintasan, sekaligus menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton dengan memadukan olahraga otomotif dan kekayaan tradisi daerah.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan putra-putri daerah NTB yang membawakan beragam tari tradisional.
Gerakan yang dinamis dipadukan dengan musik khas daerah menciptakan suasana yang memikat, menggambarkan identitas budaya Lombok dan sekitarnya.
Para penampil juga mengenakan busana adat dengan warna-warna cerah dan detail yang kaya makna, memperlihatkan keberagaman serta keindahan warisan budaya lokal di hadapan para penonton dan peserta internasional.
Tidak kalah menarik, kesenian gendang beleq khas Lombok turut menggema di area grid. Dentuman ritmis dari alat musik tradisional ini menghadirkan energi yang kuat dan membangkitkan semangat, seolah-olah menjadi pengiring alami bagi adrenalin balapan yang akan segera dimulai.
Penampilan ini menjadi salah satu sorotan utama, karena mampu menghadirkan atmosfer autentik yang jarang ditemui di ajang balap internasional.
Kemegahan Opening Ceremony GT World Challenge Asia semakin lengkap dengan aksi Marching Band Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dengan formasi rapi dan aransemen musik yang penuh semangat, mereka tampil memukau di depan grid pembalap. Kombinasi antara disiplin, harmoni, dan koreografi yang terstruktur memberikan sentuhan modern yang berpadu apik dengan unsur tradisional sebelumnya.
Seluruh penampilan berlangsung tepat di depan grid pembalap GT World Challenge Asia, menciptakan interaksi unik antara budaya dan dunia motorsport. Para pembalap, tim, serta penonton disuguhkan pengalaman visual dan musikal yang mengesankan, menjadikan momen jelang Race 2 tidak hanya sebagai persiapan kompetisi, tetapi juga perayaan budaya Indonesia.
Mandalika Grand Prix Association menyatakan keterlibatan talenta lokal dalam Opening Ceremony menjadi elemen penting dalam memperkuat identitas Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia.
Penampilan putra-putri daerah tidak hanya memperkaya pengalaman penonton, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan budaya NTB dan Nusantara ke panggung internasional.
Dampak Positif bagi Ekonomi dan Pariwisata
Penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit pada 1–3 Mei 2026 tidak hanya menghadirkan balapan kelas dunia, tetapi juga membawa dampak luas bagi ekonomi dan pariwisata Nusa Tenggara Barat, khususnya kawasan The Mandalika.
Ajang ini menciptakan efek berantai yang nyata. Kehadiran ribuan penonton, tim, dan kru internasional mendorong peningkatan okupansi hotel, lonjakan kunjungan wisatawan, serta menggerakkan sektor kuliner dan UMKM.
Permintaan terhadap akomodasi, transportasi, hingga produk lokal pun meningkat, memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat sekitar. Kekuatan utama event ini terletak pada integrasi antara olahraga dan hiburan. Melalui Mandalika Festival of Speed, balapan internasional dipadukan dengan berbagai aktivitas lokal, termasuk keikutsertaan pembalap perempuan Indonesia.
Pendekatan ini dinilai mampu memperluas daya tarik, tidak hanya bagi pecinta motorsport, tetapi juga wisatawan keluarga dan komunitas. Dampaknya juga terasa pada sektor ketenagakerjaan. Lebih dari 500 tenaga kerja lokal terserap dalam berbagai aspek operasional, mulai dari marshal hingga layanan medis dan media.
Baca juga: PLN UIW NTB pastikan listrik aman hari kedua GT World Challenge
Keterlibatan ini tidak sekadar membuka lapangan kerja sementara, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berstandar internasional, yang menjadi bekal penting untuk penyelenggaraan ajang global di masa depan.
"Dari sisi jangka panjang,saya melihat event ini sebagai peluang pintu masuk investasi," kata Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandi Satria.
Baca juga: GTWCA 2026 sukses, PLN NTB pastikan keandalan listrik Sirkuit Mandalika
Keberhasilan penyelenggaraan sebelumnya telah menarik minat investor global, salah satunya melalui kerja sama dalam pengembangan fasilitas di kawasan Mandalika.
Hal ini menegaskan bahwa ajang motorsport tidak hanya memberikan dampak sesaat, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan infrastruktur serta penguatan posisi Mandalika di kancah internasional.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026