Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan Kampung Nelayan Merah Putih yang telah dibangun di Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur telah mulai beroperasi, namun secara bertahap.
"Yang sudah beroperasi di Kampung Nelayan Merah Putih tersebut pabrik es," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Tengah Nurjaman di Lombok Tengah, Kamis.
Ia mengatakan program unggulan pemerintah pusat yang menelan anggaran Rp 22 miliar beroperasi secara bertahap, karena masih menunggu penyerahan pengelolaan dari pemerintah pusat.
"Penyerahan sementara dari pemerintah pusat ke pemda memang sudah dilakukan untuk kampung nelayan tersebut, agar beroperasi dan ada beberapa bagian yang ada di tempat sudah mulai beroperasi," katanya.
Ia mengatakan untuk pengoperasian kastorit ikan masih tahap negosiasi dengan pihak ketiga yang akan mengelola, karena memang untuk kastorit ini butuh listrik besar dan butuh modal yang kuat.
Ia menyampaikan bahwa ke depan kampung nelayan ini dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Desa Bilelando dan pihak kementerian juga sudah meminta pemda melakukan inventarisir semua fasilitas yang ada di lokasi untuk diketahui berapa yang sudah ada, sebelum nantinya kampung nelayan ini diserahkan ke pengurus Koperasi Desa Merah Putih.
Disampaikan bahwa banyak hal yang akan beroperasi di kampung nelayan ini, mulai dari bengkel untuk kapal, kios, balai pelatihan, kuliner dan berbagai perangkat lainnya.
Jika semua fasilitas yang ada di kampung nelayan ini sudah semuanya beroperasi maka mereka akan membutuhkan tenaga yang cukup banyak juga.
“Pabrik es saja ada lima orang, belum lagi di bidang kuliner dan lainnya," katanya.
Pihaknya berharap dengan adanya kampung nelayan yang menjadi program Presiden Prabowo ini bisa meningkatkan taraf hidup atau perekonomian masyarakat nelayan.
Baca juga: Pembangunan Kampung Nelayan Ampenan tersendat, DKP NTB turun mediasi
Disampaikan bahwa proyek kampung nelayan ini dikerjakan di tahun anggaran 2025 dan memang telah rampung dikerjakan, penyerahan pertama pekerjaan selesai atau Provisional Hand Over (PHO).
"Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang sudah selesai dikerjakan meliputi balai pelatihan, bengkel, pasar ikan, kantor dan tempat penyimpanan ikan serta sarana pendukung lainnya," katanya.
Anggaran itu langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 dan proyek tersebut dikerjakan secara tahun jamak.
Baca juga: Nggak benar Ini! Menteri KP semprot proyek kampung nelayan di Lombok Timur
“Fasilitas yang dibangun terbilang lengkap dengan luas lahan sekitar 1 hektare, karena program ini dihajatkan oleh pemerintah pusat untuk mendorong produktivitas masyarakat perikanan yang berkelanjutan," katanya .
Program ini untuk mengubah wajah kampung nelayan dan pembudidaya tradisional menjadi lebih tertata dan modern.
“Karena manfaatnya sangat banyak sehingga fasilitas yang dibangun dalam program itu sangat lengkap,” katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026