Disdag pasang gerbang pengaman di Pasar Tradisional Rembiga Mataram
Sabtu, 20 Juli 2024 17:17 WIB
Salah satu titik pemasangan pasar di los Pasar Rembiga Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk menjamin keamanan di areal pasar tersebut. (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)
Mataram (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan penataan Pasar Tradisional Rembiga dengan memasang pintu gerbang pengaman pada setiap los pasar.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram Uun Pujianto di Mataram, Sabtu, mengatakan setelah penataan fisik Pasar Rembiga akhir 2023, sekarang pedagang meminta dipasang gerbang pengaman.
"Pagar pengaman ini, kita pasang karena dari informasi pedagang adanya indikasi kehilangan barang," katanya.
Terkait dengan itu, saat ini sejumlah los pasar di Pasar Rembiga sudah dipasang pintu gerbang dengan anggaran Rp190 juta.
Diharapkan pemasangan gerbang ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang serta konsumen dalam bertransaksi serta sebagai bentuk antisipasi hal-hal negatif lainnya.
"Kami juga sudah meminta penjaga pasar agar melaksanakan tugas dengan lebih optimal," katanya.
Pada tahun 2023, penataan Pasar Rembiga dilaksanakan dengan anggaran sekitar Rp200 juta, untuk menghidupkan sekaligus memperkenalkan keberadaan lapak pasar dan kuliner di kawasan itu.
Dengan anggaran sekitar Rp200 juta itu, katanya, penataan Pasar Rembiga dilakukan pada bagian atas atau atap yang mengalami kerusakan di beberapa titik.
Menurutnya, setelah dilakukan beberapa kali penataan, Pasar Rembiga kini sudah dimanfaatkan oleh para pedagang sembako, kuliner dan ikan hias bahkan hingga malam.
"Alhamdulillah, target kita menjadikan Pasar Rembiga sebagai pasar malam secara bertahap bisa tercapai. Apalagi setelah kegiatan pasar tani dialihkan, Pasar Rembiga bisa lebih ramai," katanya.
Dikatakan, pasar tani menyediakan sejumlah komoditas pertanian, utamanya adalah sayuran yang dijual langsung oleh para petani, sehingga kualitas lebih baik dan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
"Pengepul juga bisa membeli sayur dalam jumlah banyak, untuk dijual lagi dengan harga lebih murah," katanya.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram Uun Pujianto di Mataram, Sabtu, mengatakan setelah penataan fisik Pasar Rembiga akhir 2023, sekarang pedagang meminta dipasang gerbang pengaman.
"Pagar pengaman ini, kita pasang karena dari informasi pedagang adanya indikasi kehilangan barang," katanya.
Terkait dengan itu, saat ini sejumlah los pasar di Pasar Rembiga sudah dipasang pintu gerbang dengan anggaran Rp190 juta.
Diharapkan pemasangan gerbang ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang serta konsumen dalam bertransaksi serta sebagai bentuk antisipasi hal-hal negatif lainnya.
"Kami juga sudah meminta penjaga pasar agar melaksanakan tugas dengan lebih optimal," katanya.
Pada tahun 2023, penataan Pasar Rembiga dilaksanakan dengan anggaran sekitar Rp200 juta, untuk menghidupkan sekaligus memperkenalkan keberadaan lapak pasar dan kuliner di kawasan itu.
Dengan anggaran sekitar Rp200 juta itu, katanya, penataan Pasar Rembiga dilakukan pada bagian atas atau atap yang mengalami kerusakan di beberapa titik.
Menurutnya, setelah dilakukan beberapa kali penataan, Pasar Rembiga kini sudah dimanfaatkan oleh para pedagang sembako, kuliner dan ikan hias bahkan hingga malam.
"Alhamdulillah, target kita menjadikan Pasar Rembiga sebagai pasar malam secara bertahap bisa tercapai. Apalagi setelah kegiatan pasar tani dialihkan, Pasar Rembiga bisa lebih ramai," katanya.
Dikatakan, pasar tani menyediakan sejumlah komoditas pertanian, utamanya adalah sayuran yang dijual langsung oleh para petani, sehingga kualitas lebih baik dan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
"Pengepul juga bisa membeli sayur dalam jumlah banyak, untuk dijual lagi dengan harga lebih murah," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dompu dapat lampu hijau! Mendag siap tata Pasar Ginte dan Manggelewa jadi modern
06 February 2026 11:12 WIB
Pemerintah Kanada batalkan sepakat dengan China usai Trump ancam tarif 100 persen
27 January 2026 5:47 WIB
ASN Mataram wajib tinggalkan gas melon, Pemkot fasilitasi penukaran elpiji
26 January 2026 15:09 WIB
Terpopuler - Kota Mataram
Lihat Juga
Bapanas pastikan harga pangan di NTB stabil jelang Imlek, Ramadhan, dan Lebaran 2026
05 February 2026 5:10 WIB
Mataram sambut Ramadhan, Warga bisa beli pangan murah langsung dari distributor
04 February 2026 14:37 WIB