Singkiran dua teratas, pebulu tangkis Sausan dan Aurelia temu di final
Rabu, 18 September 2024 15:53 WIB
Pebulu tangkis Jawa Tengah Sausan Dwi Ramadhani mengembalikan kok saat bertanding melawan pebulu tangkis DKI Jakarta Kavitha Nadjwa Aulia pada semifinal bulu tangkis beregu putri PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Gedung PBSI Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (Disporasu), Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (11/9/2024). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa/am.
Deli Serdang (ANTARA) - Tunggal putri Jawa Tengah Sausan Dwi Ramadhani dan tunggal putri Jawa Timur Aurelia Salsabila bertemu dalam final bulu tangkis Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 setelah kedua menyingkirkan unggulan pertama dan kedua pada laga semifinal di GOR PBSI Sumut, Deli Serdang, Rabu.
Sausan yang unggulan keenam, menyingkirkan Azzahra Melani Arjisetya dari Jawa Timur yang juga unggulan pertama, dengan 21-13, 23-21. Aurelia yang berstatus non unggulan mengalahkan atlet Jawa Tengah, Aura Ihza Aulia, yang merupakan unggulan kedua dengan 21-19, 21-14.
Kepada wartawan setelah pertandingan, Aurelia yang bermain dalam kondisi cedera, mengatakan "Tadi tuh sebelum main, udah kayak nothing to lose aja lah". Aurelia hanya fokus memberikan kemampuan maksimal dan untuk hasil, perempuan asli Surabaya itu memasrahkan diri kepada Tuhan.
Hal itulah yang membuatnya bermain lepas untuk memenangkan gim ketat atas unggulan kedua dalam tempo 57 menit.
Baca juga: Efek berganda PON XXI 2024 terhadap perekonomian Sumut
Baca juga: Memoar Seoul 1988 menuju mimpi Los Angeles 2028
"Hasil biar Tuhan yang ngatur, yang penting kita udah berusaha maksimal," kata Aurelia.
Faktor lawannya yang lebih muda darinya, kata Aurelia, turut menambah kepercayaan dirinya.
"Terus yang kedua musuhnya juga itu junior sendiri, jadi kayak aku lebih agak pede sedikit buat balikinnya. Meskipun kayak udah 3 tahun yang lalu ya terakhir ketemu itu," tutupnya.
Sausan yang unggulan keenam, menyingkirkan Azzahra Melani Arjisetya dari Jawa Timur yang juga unggulan pertama, dengan 21-13, 23-21. Aurelia yang berstatus non unggulan mengalahkan atlet Jawa Tengah, Aura Ihza Aulia, yang merupakan unggulan kedua dengan 21-19, 21-14.
Kepada wartawan setelah pertandingan, Aurelia yang bermain dalam kondisi cedera, mengatakan "Tadi tuh sebelum main, udah kayak nothing to lose aja lah". Aurelia hanya fokus memberikan kemampuan maksimal dan untuk hasil, perempuan asli Surabaya itu memasrahkan diri kepada Tuhan.
Hal itulah yang membuatnya bermain lepas untuk memenangkan gim ketat atas unggulan kedua dalam tempo 57 menit.
Baca juga: Efek berganda PON XXI 2024 terhadap perekonomian Sumut
Baca juga: Memoar Seoul 1988 menuju mimpi Los Angeles 2028
"Hasil biar Tuhan yang ngatur, yang penting kita udah berusaha maksimal," kata Aurelia.
Faktor lawannya yang lebih muda darinya, kata Aurelia, turut menambah kepercayaan dirinya.
"Terus yang kedua musuhnya juga itu junior sendiri, jadi kayak aku lebih agak pede sedikit buat balikinnya. Meskipun kayak udah 3 tahun yang lalu ya terakhir ketemu itu," tutupnya.
Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelindo Multi Terminal pastikan operasional pelabuhan tetap berjalan selama Nataru
31 December 2025 20:05 WIB
Terapkan digitalisasi terintegrasi, Pertamina Digital Hub perkuat ketahanan energi
14 December 2025 12:43 WIB
Pelindo Bima Badas gelar coffee morning perkuat sinergi wujudkan pelabuhan bersih dan sehat
04 August 2025 10:43 WIB