Kota Bima (ANTARA) - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) memastikan, operasional pelabuhan nonpetikemas tetap berjalan normal selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), guna menjaga kelancaran arus barang dan penumpang di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat serta aktivitas logistik akhir tahun.
Komitmen tersebut, ditegaskan di tengah kebijakan pemerintah terkait imbauan pemberian kesempatan kerja dari lokasi lain atau Work from Anywhere (WFA) selama libur Nataru.
Pelindo Multi Terminal memastikan, layanan operasional pelabuhan tetap siaga selama 24 jam mengingat peran strategis pelabuhan dalam mendukung distribusi logistik nasional.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Bima Badas, Rio Dwi Santoso, mengatakan perusahaan tetap memberikan layanan bongkar muat nonpetikemas dan layanan kepelabuhanan lainnya selama periode libur Nataru.
"Kami memastikan layanan operasional pelabuhan berjalan normal selama periode libur Nataru. Sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi potensi lonjakan arus barang dan penumpang, serta perubahan cuaca di akhir tahun guna menjaga kelancaran arus logistik nasional dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa," katanya kepada ANTARA di Bima, Rabu.
Ia menjelaskan, dalam menjaga keberlangsungan operasional, SPMT melakukan pengecekan kesiapan fasilitas pelabuhan dan peralatan bongkar muat.
"Upaya itu untuk memastikan layanan berjalan sesuai prosedur, serta memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) operasional melalui pengaturan pola kerja dan penugasan personel," ujarnya.
Selain itu, lanjut Rio, perusahaan juga melakukan pengaturan jalur lalu lintas di dalam dan di luar terminal untuk mencegah potensi kepadatan, meningkatkan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), melakukan pemantauan cuaca secara berkala, serta memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan.
"Pelindo Multi Terminal juga mendukung kebijakan pemerintah terkait skema pembatasan angkutan barang selama periode Nataru sehingga aktivitas bongkar muat tetap dapat berlangsung optimal dan terkoordinasi," bebernya.
Baca juga: Pelindo siapkan "life jacket" perkuat keselamatan saat Nataru
Rio menambahkan, pengguna jasa dapat menghubungi layanan customer relations apabila mengalami kendala pelayanan operasional pelabuhan nonpetikemas atau membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan perusahaan.
"Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik dan berkesinambungan di seluruh pelabuhan, baik untuk penumpang maupun barang. Operasional kami pastikan berjalan aman, lancar, dan efisien dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, serta kualitas layanan," tegasnya.
Baca juga: Polri-Pelindo bersinergi mengamankan Kawasan pelabuhan
Dengan kesiapan itu, perusahaan optimistis dapat menjaga kepercayaan pengguna jasa sekaligus menyongsong tahun 2026 dengan kinerja operasional yang semakin baik," katanya.
Sebagai informasi, Pelindo Multi Terminal saat ini mengelola 20 cabang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Sumatra (Belawan, Malahayati, Lhokseumawe, Dumai, Sibolga, Tanjungpinang, Tanjung Balai Karimun), Jawa (Tanjung Emas, Tanjung Intan, Jamrud Nilam Mirah, Gresik, Tanjung Wangi), Kalimantan (Balikpapan, Trisakti, Bumiharjo Bagendang), Sulawesi (Makassar, Parepare), serta Bali dan Nusa Tenggara (Bima Badas, Lembar, Benoa).
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026