BPBD Mataram menyiagakan relawan tangguh bencana di pesisir
Minggu, 17 November 2024 14:13 WIB
Ilustrasi - Dengan menggunakan jas hujan hitam, petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, membersihkan saluran dari sampah antisipasi luapan air. (ANTARA/HO-PUPR Mataram)
Mataram (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiagakan relawan tangguh bencana di wilayah pesisir sebagai langkah antisipasi dampak cuaca ekstrem .
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Irwan Rahadi, di Mataram, Minggu, mengatakan relawan tangguh bencana di masing-masing kelurahan daerah pesisir merupakan garda terdepan dalam mitigasi dan penanganan bencana.
"Kami telah berkoordinasi dengan camat dan lurah yang memiliki wilayah pesisir agar relawan bisa lebih aktif dan siap siaga melakukan mitigasi menghadapi dampak cuaca ekstrem," katanya.
Hal tersebut disampaikan Irwan menyikapi kondisi perubahan cuaca di Kota Mataram dalam beberapa pekan terakhir terjadi hujan deras disertai angin kencang, hingga petir.
Baca juga: BPBD sebar perkembangan cuaca ekstrem di Mataram
Sementara 9,2 kilometer kawasan pesisir di Kota Mataram menjadi salah satu wilayah rawan gelombang pasang, banjir rob, dan abrasi pantai.
Oleh karena itu, para relawan tangguh bencana yang sudah terbentuk harus lebih waspada dan aktif menyampaikan informasi potensi bencana di sekitarnya agar dapat dilakukan upaya penanganan lebih dini.
"Relawan tangguh bencana, kami harapkan bisa bergerak pada setiap kejadian yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat di sekitar," katanya.
Baca juga: Dampak La Nina, Posko siaga bencana tingkat kelurahan di Mataram diaktifkan
Sementara terkait pembangunan posko kesiapsiagaan bencana di Kantor Wali Kota Mataram, Irwan yang juga menjabat sebagai Kepala Satpol PP Kota Mataram mengatakan, posko tersebut akan dibangun ketika sudah ada peningkatan status bencana di Mataram.
Saat ini Kota Mataram masih berstatus siaga, belum meningkat pada status tanggap darurat. Peningkatan status akan dilakukan dengan melihat eskalasi potensi dampak cuaca ekstrem.
"Meskipun belum ada posko kesiapsiagaan bencana, tetapi berbagai laporan dan informasi potensi bencana kami pusatkan di posko Pusdalops Kantor BPBD Mataram," katanya.
Baca juga: Pemkot Mataram gelar rapat koordinasi siaga bencana hidrometrologi
BPBD Mataram juga menyiapkan pusat laporan potensi bencana pada nomor telepon 081 914 772 270, yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melapor atau menginformasikan berbagai potensi bencana di sekitarnya.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Irwan Rahadi, di Mataram, Minggu, mengatakan relawan tangguh bencana di masing-masing kelurahan daerah pesisir merupakan garda terdepan dalam mitigasi dan penanganan bencana.
"Kami telah berkoordinasi dengan camat dan lurah yang memiliki wilayah pesisir agar relawan bisa lebih aktif dan siap siaga melakukan mitigasi menghadapi dampak cuaca ekstrem," katanya.
Hal tersebut disampaikan Irwan menyikapi kondisi perubahan cuaca di Kota Mataram dalam beberapa pekan terakhir terjadi hujan deras disertai angin kencang, hingga petir.
Baca juga: BPBD sebar perkembangan cuaca ekstrem di Mataram
Sementara 9,2 kilometer kawasan pesisir di Kota Mataram menjadi salah satu wilayah rawan gelombang pasang, banjir rob, dan abrasi pantai.
Oleh karena itu, para relawan tangguh bencana yang sudah terbentuk harus lebih waspada dan aktif menyampaikan informasi potensi bencana di sekitarnya agar dapat dilakukan upaya penanganan lebih dini.
"Relawan tangguh bencana, kami harapkan bisa bergerak pada setiap kejadian yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat di sekitar," katanya.
Baca juga: Dampak La Nina, Posko siaga bencana tingkat kelurahan di Mataram diaktifkan
Sementara terkait pembangunan posko kesiapsiagaan bencana di Kantor Wali Kota Mataram, Irwan yang juga menjabat sebagai Kepala Satpol PP Kota Mataram mengatakan, posko tersebut akan dibangun ketika sudah ada peningkatan status bencana di Mataram.
Saat ini Kota Mataram masih berstatus siaga, belum meningkat pada status tanggap darurat. Peningkatan status akan dilakukan dengan melihat eskalasi potensi dampak cuaca ekstrem.
"Meskipun belum ada posko kesiapsiagaan bencana, tetapi berbagai laporan dan informasi potensi bencana kami pusatkan di posko Pusdalops Kantor BPBD Mataram," katanya.
Baca juga: Pemkot Mataram gelar rapat koordinasi siaga bencana hidrometrologi
BPBD Mataram juga menyiapkan pusat laporan potensi bencana pada nomor telepon 081 914 772 270, yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melapor atau menginformasikan berbagai potensi bencana di sekitarnya.
Pewarta : Nirkomala
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tak mau kecolongan, Mataram bangun menara pantau peringatan dini bencana di pantai
06 February 2026 17:29 WIB
Terlibat narkoba, Kepala Satresnarkoba Polres Bima Kota diperiksa Polda NTB
05 February 2026 12:29 WIB
Bapanas pastikan harga pangan di NTB stabil jelang Imlek, Ramadhan, dan Lebaran 2026
05 February 2026 5:10 WIB
KPK boyong Mercy dan Pajero terkait kasus Wali Kota Madiun nonaktif ke Jakarta
04 February 2026 21:58 WIB
Terpopuler - Kota Mataram
Lihat Juga
Tak mau kecolongan, Mataram bangun menara pantau peringatan dini bencana di pantai
06 February 2026 17:29 WIB
Bapanas pastikan harga pangan di NTB stabil jelang Imlek, Ramadhan, dan Lebaran 2026
05 February 2026 5:10 WIB
Mataram sambut Ramadhan, Warga bisa beli pangan murah langsung dari distributor
04 February 2026 14:37 WIB