Nelayan Bima selamat setelah sempat dikabarkan hilang
Kamis, 21 Maret 2019 7:14 WIB
Tim Sar masih melakukan pencarian terhadap seorang nelayan atas nama La Binta warga Desa Kondowa, Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton dilaporkan hilang di Perairan Buton saat melaut, sejak Ranu (13/3) belum ditemukan hingga hari ini. (Foto Antara/Suparman) (Foto Antara/Suparman/)
Mataram (ANTARA) - Satu keluarga nelayan terdiri atas bapak, ibu dan seorang anak ditemukan selamat setelah beberapa hari dinyatakan hilang ketika mereka memancing ikan di perairan pantai Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, sejak Rabu (13/3).
"Ketiga nelayan satu keluarga tersebut ditemukan dalam keadaan terombang-ambing di tengah laut oleh kru kapal wisata KM Master Aldo yang membawa wisatawan ke Pulau Komodo," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram, I Nyoman Sidakarya, ketika dihubungi di Mataram, Rabu.
Ketiga nelayan satu keluarga tersebut, yakni Arif Rahman (39), Satiara (30) dan Sarifudin (15). Mereka beralamat di Desa Rato, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.
Kantor SAR Mataram, kata Sidakarya, mendapatkan laporan tentang penyelamatan tiga orang nelayan di sekitar perairan laut Gili Lawa, Nusa Tenggara Timur (NTT), dari anggota Pos Taman Nasional Komodo, pada Rabu (20/3), pukul 00.12 WITA.
Pihaknya kemudian meminta bantuan Kantor SAR Maumere untuk melakukan proses evakuasi ke daratan.
"Ketiga korban dievakuasi ke Labuhan Bajo, NTT, dan diserahkan ke pihak keluarga yang ada di sana," ujarnya.
Informasi yang diterima Kantor SAR Mataram, ketiga nelayan satu keluarga tersebut pergi melaut menggunakan perahu pada Rabu (13/3). Namun dilaporkan hilang oleh warga pada Jumat (15/3).
Berdasarkan laporan tersebut, Kantor SAR Mataram menerjunkan tim rescue untuk melakukan pencarian bersama unsur-unsur terkait.
"Dengan ditemukannya satu keluarga nelayan tersebut, upaya pencarian dan pertolongan dihentikan," kata Sidakarya.
"Ketiga nelayan satu keluarga tersebut ditemukan dalam keadaan terombang-ambing di tengah laut oleh kru kapal wisata KM Master Aldo yang membawa wisatawan ke Pulau Komodo," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram, I Nyoman Sidakarya, ketika dihubungi di Mataram, Rabu.
Ketiga nelayan satu keluarga tersebut, yakni Arif Rahman (39), Satiara (30) dan Sarifudin (15). Mereka beralamat di Desa Rato, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.
Kantor SAR Mataram, kata Sidakarya, mendapatkan laporan tentang penyelamatan tiga orang nelayan di sekitar perairan laut Gili Lawa, Nusa Tenggara Timur (NTT), dari anggota Pos Taman Nasional Komodo, pada Rabu (20/3), pukul 00.12 WITA.
Pihaknya kemudian meminta bantuan Kantor SAR Maumere untuk melakukan proses evakuasi ke daratan.
"Ketiga korban dievakuasi ke Labuhan Bajo, NTT, dan diserahkan ke pihak keluarga yang ada di sana," ujarnya.
Informasi yang diterima Kantor SAR Mataram, ketiga nelayan satu keluarga tersebut pergi melaut menggunakan perahu pada Rabu (13/3). Namun dilaporkan hilang oleh warga pada Jumat (15/3).
Berdasarkan laporan tersebut, Kantor SAR Mataram menerjunkan tim rescue untuk melakukan pencarian bersama unsur-unsur terkait.
"Dengan ditemukannya satu keluarga nelayan tersebut, upaya pencarian dan pertolongan dihentikan," kata Sidakarya.
Pewarta : Awaludin
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cari nyale di Pantai Torok Aik Belek, Warga Lombok Tengah hilang terseret ombak
07 March 2026 11:07 WIB
Bencana dini hari di Bandung Barat, Longsor renggut 10 nyawa dan 85 warga hilang
25 January 2026 8:28 WIB
Hari Kedua, Tim SAR sisir Sungai Melau Lombok Tengah cari warga terseret arus
21 January 2026 15:43 WIB
Pesawat ATR 42-500 hilang kontak ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung Sulsel
18 January 2026 18:34 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Tim SAR Mataram evakuasi korban kecelakaan perahu di Gili Meno Lombok
01 January 2024 16:07 WIB, 2024