Mataram (ANTARA) - Tim SAR gabungan mencari satu Anak Buah Kapal (ABK) bernama Amirudin (50), warga asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang dilaporkan hilang setelah kapal yang ditumpanginya terbalik di Perairan Kaliantan, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Koordinator Pos SAR Kayangan M. Darwis mengatakan begitu mendapatkan laporan Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Kayangan langsung melakukan operasi pencarian terhadap satu ABK yang dilaporkan hilang terbawa arus setelah kapal yang ditumpanginya terbalik di Perairan Kaliantan, Kabupaten Lombok Timur, pada Jumat.
"Informasi kejadian diterima pada Jumat, melalui Polairud Lombok Timur, Baidullah. Berdasarkan laporan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/3) sekitar pukul 17.30 WITA saat kapal dengan dalam perjalanan pulang dari Laut Kaliantan menuju Labuan Lombok," ujarnya di Mataram, Jumat.
Baca juga: SAR mengevakuasi 6 nelayan korban kapal terbalik di perairan Lombok Barat
Ia mengungkapkan kapal dihantam gelombang dari arah belakang hingga kapten kapal tidak dapat mengendalikannya dan akhirnya terbalik dan semua ABK kapal tenggelam.
"Dari lima orang ABK yang berada di atas kapal tersebut, empat orang berhasil selamat, sementara satu orang bernama Amirudin (50) warga asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, masih dalam pencarian," ucap Darwis.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Kayangan diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.
"Tim diberangkatkan pukul 09.20 WITA menggunakan truk personil dan membawa peralatan SAR air," ujarnya.
Hingga saat ini tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian. Operasi pencarian melibatkan SAR Unit Lombok Timur, Polairud Polres Lombok Timur, Pos AL Lombok Timur, Babinsa Kaliantan, Bhabinkamtibmas Kaliantan, BPBD Lombok Timur, serta masyarakat setempat.
Baca juga: Cuaca buruk, kapal terbalik di Gili Meno
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026