Lombok Utara (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar menyampaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan strategis nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pemenuhan gizi seimbang, dalam kegiatan sosialisasi di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan sosialisasi program MBG tersebut berlangsung di 5R Gym dan Futsal dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN).
Hadir dalam kegiatan itu Kasubag Tata Usaha KPPG Denpasar Wilayah Bali, NTB dan NTT Putu Diah Ernitasari serta Camat Pemenang Suhadman.
Muazzim Akbar menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam membentuk kualitas generasi bangsa yang lebih unggul.
Ia menegaskan kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat akan berdampak langsung terhadap pola pikir, produktivitas, serta daya saing individu di masa depan.
"Program ini menempatkan gizi sebagai fondasi utama pembangunan manusia, karena makanan yang berkualitas akan memengaruhi kualitas pikiran, tindakan, hingga hasil kerja," katanya.
Ia menambahkan Program MBG juga memiliki dampak multisektor, tidak hanya pada kesehatan masyarakat, tetapi juga pada sektor pendidikan dan ekonomi daerah.
Menurut dia, keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, serta nelayan lokal dalam rantai pasok program menjadi peluang nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.
Muazzim menyebut program tersebut mampu menciptakan perputaran ekonomi baru di daerah sekaligus mengurangi ketimpangan sosial.
"Program ini membuka ruang bagi ekonomi lokal untuk tumbuh karena bahan pangan dipasok dari masyarakat sendiri," ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari strategi nasional dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan fokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat sejak dini.
Program ini mengedepankan pendekatan ekosistem dengan memanfaatkan potensi pangan lokal serta melibatkan tenaga ahli gizi di berbagai daerah untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan program.
Sementara itu, pemerintah daerah setempat menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai langkah edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan memahami manfaat Program MBG serta berpartisipasi aktif dalam mendukung implementasinya di tingkat lokal.
Program tersebut diyakini menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi di masa mendatang, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.