Mataram, 23/10 - (ANTARA) - Merayakan hari jadinya yang ke-153, tepatnya pada 23 Oktober 2009, PT. Telkom melakukan berbagai macam perubahan dan gebrakan baru agar terus mampu bersaing dengan kompetitor lainnya.      

     "Anda bisa buktikan sendiri dari segi kualitas pelayanan kami sekarang. Selain perubahan pada logo, kini layanan bagi para pelanggan dijamin lebih "friendly,"  kata GM Kandatel PT. Telkom Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jeky James Ndun, usai memimpin apel hari jadi sekaligus melaunching logo baru PT. Telkom, di Mataram, Jumat.    

     Ia mengatakan, sebagai perusahaan milik negara, sekarang ini tidak hanya mengurusi telepon umum dan rumah, tetapi merambah ke bisnis layanan data, suara dan gambar. Portofolio bisnis yang dimasuki PT. Telkom yakni "Telecomunication, Information, Media dan Edutainment" (TIME) dengan positioning yang baru yakni life confident.

     "Tagline juga berubah kini menjadi "the world in your hand" sebagai pengganti "committed to you," ujarnya.

     Jeky mengatakan, pihaknya juga telah memiliki media bernama Yes TV.  Untuk mengembangkan produk tersebut pihaknya  tengah mencari "broadcast" yang tepat dan memiliki marketable.

     "Dari beberapa produk yang diluncurkan telah menjadi "market leader" di bidangnya," kata Jeky.

     Pada perayaan hari ulang tahun, PT. Telkom Mataram, yang ke-153, pihaknya  memberikan beberapa penawaran bagi masyarakat seperti, memberikan modem gratis dan bebas biaya abonemen selama satu bulan bagi masyarakat yang memasang layanan Speedy pada hari jadi PT.Telkom.

     Selain itu, internet gratis selama 153 jam atau selama satu bulan mulai pukul 17.00-22.00 Wita di sekitar area kantor PT. Telkom Kandatel Mataram, terhitung mulai 23 Oktober 2009.

     "’Jadi silahkan kesempatan ini dimanfaatkan bagi siapa saja yang ingin mengakses internet dengan menggunakan laptop," ujarnya.

     Terkait dengan target PT. Telkom Kandatel Mataram, Jeky mengatakan, beberapa produk dari PT. Telkom seperti telepon rumah 100 persen masih dikuasai, begitu juga dengan produk CDMA Flexi sudah mencapai 98 persen atau berada diatas kompetitor lainnya, sedangkan untuk jenis GSM masih berada di bawah kompetitor lainnya.

     "Untuk pelanggan GSM Telkomsel sebentar lagi bisa menyamai kompetitor lainnya," ujar pria kelahiran Sumbawa, NTB, ini.

     Dalam usianya yang ke-153 ini, PT. Telkom akan berupaya untuk merubah budaya birokrasi yang masih berlaku di lingkungan PT. Telkom.

     "Yang masih menjadi kendala dan harus dirubah menurutnya adalah budaya birokrasi di lingkup Telkom. Karena itu kita bertekad untuk menciptakan "hyper competition" di kalangan karyawan," ujarnya.(*)