Polisi buru lima pengeroyok Kapolsek Patumbak
Selasa, 13 Agustus 2019 6:03 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dadang Hartanto menjenguk Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar yang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Medika, Jalan Sisingamangaraja, Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu. (Foto: Nur Aprilliana Br. Sitorus)
Jakarta (ANTARA) - Polisi mengejar lima pelaku pengeroyokan terhadap Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Patumbak AKP Ginanjar saat hendak menangkap bandar narkoba.
"Pengeroyokan yang melibatkan beberapa orang terkait dengan penyalahgunaan narkoba di Sumut sudah berhasil diidentifikasi untuk pelakunya lima orang, ini masih dikejar," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/8).
Menurut dia, pengedar narkoba kini makin nekat sehingga berani terhadap aparat.
Pengeroyokan berawal setelah polisi mengamankan tiga pengedar narkoba berinisial U (49), K (30), dan S (29) yang setelah diinterogasi menyebutkan nama bandar besar berinisial A.
Mendapat informasi itu, Ginanjar beserta anggota langsung melakukan pengembangan, kemudian mencari A di rumahnya, Jalan Marindal I Pasar IV Gang Keluarga, Kecamatan Patumbak.
Tersangka A yang sedang duduk di depan rumah mengetahui petugas akan melakukan penyergapan berusaha melarikan diri dengan cara kabur menuju jalan besar.
Petugas melakukan pengejaran terhadap tersangka. Akan tetapi, sesampainya di jalan besar, tersangka tidak sendirian. Dia dan sekitar 20 orang rekannya lantas mengeroyok Ginanjar dan anggota Polsek Patumbak dengan senjata tajam.
Sementara itu, kondisi Ginanjar yang mengalami luka di wajah disebut sudah stabil setelah dirawat di Rumah Sakit Colombia Medan.
"Pengeroyokan yang melibatkan beberapa orang terkait dengan penyalahgunaan narkoba di Sumut sudah berhasil diidentifikasi untuk pelakunya lima orang, ini masih dikejar," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/8).
Menurut dia, pengedar narkoba kini makin nekat sehingga berani terhadap aparat.
Pengeroyokan berawal setelah polisi mengamankan tiga pengedar narkoba berinisial U (49), K (30), dan S (29) yang setelah diinterogasi menyebutkan nama bandar besar berinisial A.
Mendapat informasi itu, Ginanjar beserta anggota langsung melakukan pengembangan, kemudian mencari A di rumahnya, Jalan Marindal I Pasar IV Gang Keluarga, Kecamatan Patumbak.
Tersangka A yang sedang duduk di depan rumah mengetahui petugas akan melakukan penyergapan berusaha melarikan diri dengan cara kabur menuju jalan besar.
Petugas melakukan pengejaran terhadap tersangka. Akan tetapi, sesampainya di jalan besar, tersangka tidak sendirian. Dia dan sekitar 20 orang rekannya lantas mengeroyok Ginanjar dan anggota Polsek Patumbak dengan senjata tajam.
Sementara itu, kondisi Ginanjar yang mengalami luka di wajah disebut sudah stabil setelah dirawat di Rumah Sakit Colombia Medan.
Pewarta : Dyah Dwi Astuti
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolrestabes Medan jenguk Kapolsek Patumbak korban pengeroyokan bandar narkoba
11 August 2019 10:44 WIB, 2019
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024