Mataram, 31/12 (ANTARA) - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) beserta jajaran polres dan polsek meningkatkan pengamanan terhadap warga negara asing yang merayakan Tahun Baru 2010 di wilayah itu.

         Kapolda NTB, Kombes Pol Arif Wachyunadi, kepada wartawan saat jumpa pers akhir tahun di Mataram, Kamis, mengatakan, pengamanan intensif terhadap warga asing itu lebih dimaksudkan agar para tamu negara itu merasa aman dan nyaman saat merayakan pergantian tahun.

         "Lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga asing atau para wisatawan mancanegara itu kami amankan tanpa mengganggu kenyamanan mereka, terutama di Senggigi dan sejumlah gili (pulau kecil) yang dipadati wisatawan," ujarnya.

         Ia mengatakan, khusus di kawasan wisata Senggigi pihaknya menempatkan pos pelayanan khusus demi kelancaran dan kenyamanan warga asing maupun warga Indonesia yang merayakan Tahun Baru di kawasan wisata itu.

         Sementara di tiga gili di sebelah utara Pulau Lombok yakni Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air, yang juga dipadati wisatawan terpantau Satuan Polisi Air Polda NTB.

         "Saya tempatkan personil Satpol Air yang dilengkapi kapal patroli di sekitar gili wisata itu, yang sewaktu-waktu dapat bergerak cepat menangani permasalahan yang menimpa warga asing dan wisatawan lainnya di gili itu," ujarnya.

         Menurut Wachyunadi, pihaknya harus dapat memastikan semua wisatawan mancanegara dan domestik yang merayakan malam pergantian tahun di wilayah NTB merasa aman dan nyaman serta terhindar dari berbagai gangguan kamtibmas.

         Karena itu, aparat kepolisian berseragam dan berpakaian preman disebar di berbagai lokasi strategis agar situasi kamtibmas semakin kondusif.

         "Tidak boleh ada orang asing yang celaka atau terkena masalah gangguan kamtibmas saat merayakan Tahun Baru, kami pantau dan beri pengamanan intensif," ujarnya.

         Diakuinya, sebanyak 2.129 orang personil terpadu baik dari kepolisian, TNI dan perlindungan masyarakat (linmas) di wilayah NTB dilibatkan secara aktif mengamankan malam pergantian Thaun Baru itu.

         Dari 2.129 personil terpadu itu, sebanyak 1.924 orang diantaranya merupakan personil polri di jajaran Polda NTB beserta polres dan polsek.

         Pengamanan intensif itu merupakan bagian dari Operasi Lilin Rintam (Rinjani Tambora) selama 10 hari terhitung 24 Desember 2009 hingga 2 Januari 2010.(*)




Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2024