Cech jadi drummer untuk band rock Wills & The Willing

id Petr Cech,wills the willing,chelsea

Cech jadi drummer untuk band rock Wills & The Willing

Kiper Arsenal Petr Cech melakukan selebrasi usai timnya menang 4-2 atas Valencia dalam laga kedua semifinal Liga Europa di Stadion Mestalla, Valencia, Spanyol, Kamis (9/5/2019) setempat, yang mengantarkan mereka ke final dengan skor agregat 7-3. (ANTARA/REUTERS/Andrew Boyers)

Jakarta (ANTARA) - Mantan kiper Chelsea dan Arsenal Petr Cech mengatakan bahwa ia bergabung dengan band Wills & The Willing sebagai drummer untuk lagu video musik dan CD anyar band tersebut yang berjudul "Iceberg".

"Pengambilan gambar untuk video baru dilakukan beberapa hari terakhir karena...penerapan peraturan-peraturan social distancing," kata Cech kepada para pewarta Republik Ceko seperti dikutip AFP.
 
"Masing-masing dari kami menjalani perekaman video secara terpisah," tambah pria 38 tahun yang telah pensiun dari sepak bola pada tahun lalu.

Cech, yang kini bekerja sebagai penasehat teknis dan performa di Chelsea, bertemu pemimpin band itu Ian Wills karena diperkenalkan direktur operasi sepak bola Chelsea David Barnard.

"Kami berbicara mengenai musik dan kemudian kami pikir mungkin kami dapat bermain bersama. Pada akhirnya, Ian menawarkan saya untuk memainkan beberapa lagu untuk CD baru dan tampil pada beberapa acara," ujar Cech.

Wills & The Willing sebelumnya juga pernah bekerja sama dengan beberapa mantan bintang Chelsea lain, seperti Didier Drogba dan Michael Essien, pada single debut mereka "Skin" yang dirilis pada 2007.

Cech, yang beberapa kali bermain drum untuk band Ceko Eddie Stoilow, mengatakan ia tidak pernah merencanakan masa depannya di dunia musik.

"Kita lihat saja ke mana masa depan akan membawa saya. Namun saya suka bekerja dengan Ian dan menurut saya, ini tidak akan berakhir hanya dengan satu lagu single," ucap Cech.

"Kami berbicara mengenai beberapa penampilan langsung, maka saya harap kami akan dapat melakukannya saat situasi telah kembali normal," pungkasnya.
 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar