Mataram (ANTARA) - Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran dan Musabaqah Fahmil Quran antarsiswa bertujuan membentengi moral generasi muda dari pengaruh modernisasi.
   "Kita semua bertanggung jawab menjaga generasi muda, dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) serta Musabaqah Fahmil Quran (MFQ)  merupakan  salah satu wujud tanggung jawab  bersama menjaga moral mereka," katanya usai penutupan MTQ dan MFQ tingkat siswa se-Kota Mataram, Kamis malam.
   Menurut dia, persoalan dunia saat ini semakin kompleks sebagai konsekuensi kemajuan peradaban. Kondisi ini berpotensi membuat perilaku hidup manusia menyimpang dan lebih mementingkan keduniawian.
   Oleh sebab itu, kata dia, MTQ dan MFQ bukan semata-semata sebagai kegiatan simbolik melainkan punya nilai ibadah yang menuntut keikhlasan dari para generasi muda.
   Melalui kegiatan religius tersebut diharapkan akan melahirkan generasi muda yang mampu menjaga dan meneruskan kejayaan Islam, melalui berbagai prestasi yang tentunya bermanfaat bagi kehidupan manusia.
   "Kita sebagai orang tua juga dituntut memberikan teladan yang baik kepada generasi muda. Melalui kegiatan formal ini diharapkan bisa membentuk generasi untuk kejayaan Islam," ujarnya.
   Mohan menekankan para siswa yang  menjadi juara dan berhak mewakili Kota Mataram pada MTQ dan MFQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk terus meningkatkan prestasinya dan tidak terlena dengan apa yang telah diraih.
   Sebaliknya bagi siswa yang belum berprestasi agar menjadikan kegagalan sebagai ilmu dan pengalaman untuk melakukan perbaikan demi meraih keberhasilan pada masa mendatang.
   Waki Wali Kota Mohan Roliskana pada kesempatan itu menyerahkan piala bergilir MTQ dan MFQ kepada juara umum yang diraih oleh dua kecamatan, yaitu Kecamatan Mataram dan Kecamatan Selaparang.
   MTQ dan MFQ tersebut diikuti ratusan siswa mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), hingga sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA).
   Juara pertama cabang tilawatil Quran tingkat sekolah dasar diraih oleh Ahmad Bahidi, siswa SD Negeri 46 Cakranegara dan Susmiana dari SD Negeri 22 Ampenan.
   Untuk cabang tilawatil Quran tingkat sekolah menengah lanjutan pertama (SLTP) diraih oleh Daifurrahman dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Mataram, dan Laila Latifa dari MTs Negeri 1 Mataram.
   Cabang tilawatil Quran di tingkat SLTA, juara pertama diraih oleh Joni Rahman dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mataram, dan Qariatul Hafizah dari SMA Negeri 5 Mataram.
   Juara pertama cabang fahmil Quran tingkat SD golongan A diraih oleh Lalu Wahyu Ihsan S dari SD Negeri 2 Cakranegara, golongan B diraih Rizki Amelia dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Islah Cakranegara dan golongan C diraih  Madya Alfiani dari SD Negeri 25 Mataram.
   Di tingkat SLTP, juara pertama fahmil Quran golongan A diraih Fahrurrozi dari SMP Negeri 21 Mataram, golongan B diraih Nurul Auliyanti dari SMP Negeri 1 Mataram dan golongan C diraih Shaibah Nurayil Qalbi dari MTs Negeri 3 Mataram.
   Untuk juara fahmil Quran tingkat SLTA golongan A diraih Sirafi Qurniawan dari MAN 1 Mataram, golongan B M. Fahrurrozi dari SMA Negeri 1 Mataram dan golongan C Za'idatul 'Uyun Akrani dari MAN 2 Mataram. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026