Jerez, Spanyol, (ANTARA/Reuters) - Juara bertahan Jorge Lorenzo melampaui Casey Stoner untuk menempati puncak klasemen MotoGP saat dia menjuarai Grand Prix Spanyol setelah Stoner ke luar karena bertabrakan dengan Valentino Rossi.
Pembalap Yamaha asal Spanyol Lorenzo, yang berada di posisi kedua di belakang Stoner pada balapan pembuka musim di Qatar bulan lalu, mencapai finis di urutan pertama dengan 19,339 detik di depan pembalap senegaranya Dani Pedrosa di sirkuit yang licin.
Pembalap Ducati asal Amerika Serikat Nicky Hayden mencapai finis di posisi ketiga, terpaut 29,085 di belakang Lorenzo, yang merebut kemenangan keduanya secara beruntun di Jerez.
"Balapan yang berat tapi akhirnya saya berhasil menang dalam lintasan yang basah yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya," kata Lorenzo dalam wawancara dengan televisi Spanyol.
"Sulit dan kami mendapatkan beberapa keberuntungan karena tanpa tabrakan Valentino dan Casey, kami tidak akan menang," katanya. "Tapi balapan memang seperti itu dan hari ini keberuntungan ada di pihak kami."
Lorenzo kini memimpin klasemen kejuaraan dengan 45 poin setelah dua seri balapan.
Pedrosa, yang akan mengambil keuntungan dengan penundaan Grand Prix Jepang untuk mendapatkan operasi lebih lanjut pada tulang selangkanya, berada di posisi kedua dalam klasemen dengan 36 poin, dan Stoner di posisi ketiga dengan 25 poin.
Juara dunia tujuh kali Rossi dari Italia melesat dari posisi start ke-12 ke posisi ketiga saat dia berupaya untuk menyalip pembalap Repsol Honda Stoner saat balapan tersisa 20 putaran.
Saat dia berhasil melewati Stoner motor Ducati dia tergelincir dan dua motor tersebut bertabrakan dan keluar dari lintasan.
Rossi dapat melanjutkan balapan dan mencapai finis di urutan kelima, sementara Stoner yang terlihat marah tidak bisa melanjutkan lomba.
Sementara itu Andrea Iannone dari Italia menjuarai balapan Moto2 pada Sabtu, sementara pembalap Spanyol Nicolas Terol merebut kemenangan pada kelas 125cc. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026