"Rory kami rekrut karena pengalamannya. Ia merupakan pelatih kiper yang sering menciptakan penjaga gawang bersinar dan bisa bermain di timnas," kata Yoyok, lewat laman resmi klub, Minggu. Menurut dia, Laskar Mahesa Jenar saat ini memiliki banyak kiper muda yang pastinya membutuhkan gemblengan agar semakin baik. "Ini tentu bagus untuk PSIS, karena di PSIS banyak kiper muda dan kami berharap Rory dapat menggembleng kiper-kiper muda kami supaya jadi lebih baik dan matang kedepannya," kata Yoyok.
Baca juga: Laga perdana Liga 1 Indonesia penuh kejutan
Dengan datangnya Rory, pelatih kiper I Komang Putra akan naik menjadi asisten pelatih untuk membantu pelatih kepala Sergio Alexandre dan asisten pelatih Achmad Resal dalam membangun tim di Liga 1 2022/2023. "Coach Komang akan naik jadi asisten pelatih. Ini supaya tim PSIS semakin matang dan komplit," kata Yoyok.
Rory sebelumnya juga menjadi penjaga gawang, antara lain di Solihull Moors (Inggris), Rushal Olympic (Inggris), dan Samut Prakan (Thailand). Dalam karirnya di pelatih kiper, Rory Grand pernah menangani True Bangkok United Thailand (2015-2018), Kerala Blasters India (2018-2019), dan Preah Khan Reach Svay Rieng Kamboja (2019-2021).
Saat di Bangkok United, Rory pernah mengantarkan beberapa kiper bersinar, seperti Supanot Suadsong yang debut di Timnas Thailand U19, Varuth Wongsomak yang juga debut di Timnas Thailand U19.
Baca juga: Pelatih PSIS berharap hasil terbaik saat berlaga RANS FC
Kemudian, Sumethee Khokpho yang debut di Timnas U21 Thailand, dipanggilnya Anusith Termee yang dipanggil Timnas U23 Thailand, dan Micheal Falkesgaard yang debut di Timnas Filipina. Sedangkan saat di Kerala Blasters India, Rory sukses mengantarkan Dheeraj Singh debut di Timnas U23 India. Terakhir, saat di Kamboja, Rory berhasil menjadi juara Liga Kamboja pada tahun 2019 dan mengantarkan anak asuhnya yakni Aim Sovannarath menjadi "goalkeeper of the year" Liga Kamboja di tahun 2019.
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026