"Nilai ekspor NTB pada April 2012 mencapai 33,2 juta dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya senilai 149,77 juta dolar AS," katanya di Mataram, Jumat.
Soegarenda menyebutkan, komoditas yang diekspor pada April 2012 adalah konsentrat tembaga mencapai 32,5 juta dolar AS, perhiasan senilai 517,530 dolar AS, ikan dan udang 105,410 dolar AS dan jerami atau bahan anyaman senilai 46.458 dolar AS.
Komoditas lainnya adalah garam, belerang dan kapur senilai 18.114 dolar AS, kayu, barang dari kayu senilai 14.256 dolar AS, perabot dan penerangan rumah 9.555 dolar AS dan barang-barang dari kulit senilai 240 dolar AS.
Negara tujuan ekspor, adalah Jerman dengan nilai mencapai 32,50 juta dolar AS, Jepang 517.247 dolar AS, Vietnam 57.330 dolar AS, Belanda 46.458 dolar AS, Hongkong 24.965 dolar AS, Taiwan 23.115 dolar AS dan India senilai 14.256 dolar AS.
Amerika Serikat juga menjadi negara tujuan ekspor NTB pada April 2012 dengan nilai mencapai 9.555 dolar AS, China 8.206 dolar AS, Arab Saudi 4.816 dolar AS, Thailand 2.125 dolar AS, Malaysia 1.475 dolar AS dan Australia senilai 1.475 dolar AS.
"Dari 14 negara tujuan ekspor komoditas NTB pada April 2012, Jerman paling tinggi nilainya. Kalau bulan sebelumnya Jepang dengan nilai ekspor mencapai 89,98 juta dolar AS," katanya.
Sementara dari sisi impor, kata Soegarenda, NTB mengimpor barang pada April 2012 senilai 16,58 juta dollar AS, atau turun 31,84 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 24,33 juta dolar AS.
Sebagian besar barang yang diimpor berasal dari Singapura dengan nilai mencapai 5,59 juta dolar AS, Australia 4,07 juta dolar AS, Jepang 2,55 juta dolar AS, Amerika Serikat 2,21 juta dolar AS, China 1,58 juta dolar AS.
Barang yang diimpor NTB juga berasal dari Meksiko senilai 234.617 dolar AS, Inggris 93.346 dolar AS, India 52.442 dolar AS, Jerman 39.829 dolar AS, Filipina 32.977 dolar AS dan negara lainnya senilai 104.479 dolar AS.
Jenis barang yang diimpor adalah mesin-mesin atau pesawat mekanik senilai 5,06 juta dollar AS, karet dan barang dari karet 2,99 juta dolar AS, benda-benda dari besi dan baja 2,60 juta dolar AS, kopi, teh dan rempah-rempah 1,85 juta dolar AS, pupuk senilai 1,29 juta dolar AS.
"Kendaraan dan bagiannya senilai 859.775 dolar AS, mesin atau peralatan listrik 371.130 dolar AS, besi dan baja 334.807 dolar AS, berbagai produk kimia 212.291 dolar AS, dan lainnya senilai 998.668 juta dolar AS," katanya. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026