"Sementara 0,12 persen komoditas ekspor NTB dikirim ke Hong Kong," kata Kepala BPS Provinsi NTB H Soegarenda di Mataram, Senin.
Ia mengatakan, komoditas yang diekspor ke Korsel adalah konsentrat tembaga senilai 1,44 juta dolar Amerika Serikat (AS) sedangkan komoditas yang diekspor ke Hong Kong berupa ikan dan udang serta bahan anyaman senilai 26.112 dolar AS.
Secara keseluruhan, kata Soegarenda, nilai eskpor NTB pada Juni 2012 mencapai 41,56 juta dolar AS. Nilai itu lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 54,73 dolar AS.
"Realisasi ekspor komoditas pada Juni 2012 turun 31,67 persen dibandingan bulan sebelumnya," ujarnya.
Sementara dari sisi impor, kata Soegarenda, NTB mengimpor barang pada Juni 2012 senilai 23,68 juta dollar AS, atau naik 5,51 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 22,44 juta dolar AS.
Barang yang diimpor berasal dari Australia dengan nilai 10,38 juta dolar AS, Jepang 4,54 juta dolar AS, Singapura 3,40 juta dolar AS dan Amerika Serikat 3,09 juta dolar AS dan Malaysia 719.041 dolar AS.
NTB juga mengimpor barang dari Filipina senilai 633.344 dolar AS, China 387.050 dolar AS, India 97.693 dolar AS, Perancis 96.887 dolar AS, Meksiko 78.273 dolar AS dan negara lainnya 235.089 dolar AS.
Jenis barang yang diimpor adalah benda-benda dari besi dan baja senilai 7,84 juta dollar AS, karet dan barang dari karet 4,92 juta dolar AS, mesin-mesin atau pesawat mekanik 4,76 juta dolar AS, pupuk 1,28 juta dolar AS, dan bahan bakar mineral 1,24 juta dolar AS.
"Mesin atau peralatan listrik senilai 709.448 dolar AS, besi dan baja 656.388 dolar AS, bahan peledak 574.806 dolar AS, kendaraan dan bagiannya 373.611 dolar AS, dan barang lainnya 1,31 juta dolar AS," katanya. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026