"Mudahan tahapan pelaksanaan pilkada sampai selesai penghitungan tetap aman dan lancar"Mataram (Antara NTB) - Sebanyak 23 pasangan calon mengikuti pemilihan kepala daerah bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota periode 2016-2021 yang digelar secara serentak di tujuh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat, Rabu.
"Proses pemungutan pemilihan kepala daerah (pilkada) sudah berlangsung mulai pukul 07.00 sampai 13.00 WITA," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Aksar Ansori di Mataram, Rabu.
Tujuh kabupaten/kota yang menggelar pilkada serentak adalah Kota Mataram dengan dua pasangan calon (paslon), yakni paslon nomor urut 1 H Ahyar Abduh-Mohan Roliskana atau disebut pasangan (Aman), dan paslon nomor urut 2 H Salman-Jana Hamdiana atau pasangan (Sahaja).
Selanjutnya, pilkada di Kabupaten Lombok Tengah, diikuti lima paslon, yakni paslon nomor urut 1 H Lalu Wiratmaja-Ns Badrun Nadianto atau disebut pasangan "Jadi"; paslon nomor urut 2 H Moh Suhaili-Pathul Bahri (Suhu); paslon nomor urut 3 H Lalu Gede Sakti-H Lalu Lalu Achmad Wirajaya (Sakti Jaya); paslon nomor urut 4 H Suharto dan Hj Lale Widare (Lailatul Qadar), dan paslon nomor urut 5 H Lalu Suprayatno-Zainul Aidi (Surya).
Pilkada juga digelar di Kabupaten Lombok Utara, yang diikuti dua paslon, yakni paslon nomor urut 1 H. Djohan Sjamsu-Mariadi, atau dikenal dengan paket (Jadi), dan paslon nomor urut 2 H Najmul Akhyar-Sarifudin, atau paket "Nasa".
Untuk pilkada di Kabupaten Sumbawa Barat diikuti tiga kandidat, yakni paslon nomor urut 1 H Mala Rahman- Iwan Panjidinata atau paket "Mapan"; paslon nomor urut 2 H M Nur Yasin-Masra Jayadi (Nurmas), dan paslon nomor urut 3 W Musyafirin-Fud Syaifuddin.
Pilkada Kabupaten Sumbawa juga diikuti tiga kandidat, yakni paslon nomor urut 1 Jack Morsa H Abdullah-H Irwan Rahadi atau paket "Jiwa"; paslon anomor urut 2 pasangan calon H Asaat Abdullah-Chandra Wijaya Rayes (Saat Jaya); dan paslon nomor urut 3 H M Husni Djibril-H Mahmud Abdullah (Husni-Mo).
Selanjutnya, pilkada di Kabupaten Dompu diikuti empat kandidat, yakni paslon nomor urut 1 H Bambang M Yasin-Arifuddin atau pasangan HBY-Arif; paslon nomor urut 2 Syafruddin SAP-Rafiuddin dengan sebutan pasangan "Ori Deo-Fin"; paslon nomor urut 3 H Mulyadin-Kurniawan Ahmadi (Mulyaku), dan paslon nomor urut 4 H Abubakar Ahmad-Kisman Pangeran atau disebut pasangan "Ompu-Kisman".
Pilkada di Kabupaten Bima juga diikuti empat kandidat, yakni paslon nomor urut 1 Abdul Khayir-Abdul Hamid; paslon nomor urut 2 Ady Mahyudi-Zubair; paslon nomor urut 3 Syafrudin-Masykur, dan paslon nomor urut 4 Indah Dhamayanti Putri-Dahlan M Noer.
Aksar Ansori mengatakan, pelaksanaan pilkada bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota secara serentak di tujuh kabupaten/kota itu berjalan lancar. Seluruh kelompok panitia pemungutan suara melaksanakan pemungutan suara sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang disiapkan sebanyak 4.890 TPS, tersebar di tujuh kabupaten/kota yang menggelar pilkada.
Untuk total jumlah daftar pemilih tetap (DPT), kata dia, sebanyak 2.157.005 orang, sedangkan jumlah daftar pemilih tambahan (DPTB) sebanyak 4.253 orang.
"Proses pelaksanaan pilkada berjalan sesuai jadwal, logistik sudah terdistribusi 100 persen, jadi tidak ada TPS yang menunda. Mudahan tahapan pelaksanaan pilkada sampai selesai penghitungan tetap aman dan lancar," kata Aksar Ansori. (*)
Pewarta :
Editor:
Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2026