Pebulu tangkis Indonesia menggelar latihan perdana di Prancis

id tim bulu tangkis Indonesia,French Open

Pebulu tangkis Indonesia menggelar latihan perdana di Prancis

Pebulutangkis Indonesia Apriyani Rahayu memukul kok dalam latihan perdana menjelang French Open 2024 di pusat olahraga Chambly Maville, Prancis, Jumat (1/3/2024). (ANTARA/HO-PP PBSI)

Jakarta (ANTARA) - Tim bulu tangkis Indonesia melakukan latihan perdana di pusat olahraga Chambly Maville, Prancis, pada pagi dan sore hari Jumat (1/3) waktu setempat.

Ini adalah kali pertama Fajar/Rian dan kawan-kawan mencoba lapangan yang rencananya akan menjadi tempat pemusatan latihan jelang Olimpiade Paris pada Juli nanti. Pusat olahraga tersebut memiliki kapasitas sembilan lapangan bulutangkis yang dilengkapi dengan fasilitas ruang fitness dan sauna. Kepala pelatih tim Olimpiade Paris 2024 Rionny Mainaky cukup puas dengan kondisi ini.

"Untuk suasana dan atmosfer di latihan perdana ini sangat menggembirakan ya. Dari tadi pagi sampai sesi sore ini anak-anak dengan semangat, fokus dan konsentrasi yang bagus menjalankan semua menu latihan. Baik teknik maupun fisik," kata Rionny dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima di Jakarta, Sabtu.

"Kita latihan hampir dua jam dengan pendekatan menuju turnamen. Ini cukup menguntungkan karena kita punya persiapan lebih banyak di sini jadi adaptasi dengan cuaca yang dingin bisa lebih baik."

Senada dengan Rionny, pelatih ganda putra Aryono juga sudah memberikan porsi latihan menuju turnamen dengan banyak sesi game.

"Karena sudah dekat dengan pertandingan jadi hari ini fase latihan dengan banyak game. Diselingi dengan teknik-teknik finishing seperti smes dan defense," ujar Aryono.

"Tempat training camp ini sangat bagus, secara fasilitas cukup lengkap dan modern. Cocok untuk pemusatan latihan."

Baca juga: Tim bulu tangkis Indonesia maju ke perempat final BATC
Baca juga: Tim Indonesia jalani laga terakhir BATC fase grup


Sementara, Jonatan Christie memfokuskan pada pengembalian keadaan fisik terlebih dahulu.

"Latihan hari ini masih adaptasi tapi mencoba fokus yang prima. Saya bekerja keras agar setidaknya fisiknya bisa balik secepatnya," kata Jonatan.

"Persiapan di Prancis cukup panjang dan itu baik bagi saya dan teman-teman lain. Satu dua hari ini bisa fokus adaptasi dan pengembalian kondisi. Harapannya biar nanti saat masuk latihan di Main Hall French Open bisa benar-benar in."