PERFITRI kembangkan website tingkatkan pengetahuan

id ivf, kesuburan, infertilitas, perfitri

PERFITRI kembangkan website tingkatkan pengetahuan

(kiri ke kanan): Pakar Fertilitas, Dr. dr. Binarwan Halim, M.Ked.OG, Sp.OG, Subsp.F.E.R, FICS, Presiden PERFITRI, Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto, Sp.OG, Subsp. F.E.R., Presiden Direktur PT Merck Tbk, Evie Yulin, Ketua Tim Kerja Teknologi Kesehatan, Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, dr. Wiwi Ambarwati, MKM, Pakar Fertilitas, Prof. Dr. dr. R. Muharam Natadisastra, Sp.OG, Subsp.F.E.R, MPH dalam konferensi pers peluncuran MauPunyaAnak.id di Jakarta, Kamis (7/4/2024) (ANTARA/H.O PERFITRI)

Jakarta (ANTARA) -
Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (PERFITRI) didukung oleh PT Merck Tbk memperbarui platform informasi tentang infertilitas MauPunyaAnak.id. untuk menyediakan akses dan dukungan medis dalam pasangan yang sedang merencanakan kehamilan.
 
Presiden PERFITRI Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto, Sp.OG, Subsp.F.E.R mengatakan kehadiran situs ini menegaskan komitmen untuk mendampingi pasangan yang berencana menjadi orang tua atau yang berjuang menghadapi tantangan infertilitas.
 
“Kesadaran mengenai fertilitas, termasuk kesehatan reproduksi, infertilitas dan deteksi dini merupakan landasan yang kuat bagi pasangan untuk mengambil langkah-langkah tepat dalam mengatasi infertilitas. Setiap perjalanan fertilitas memang unik, diwarnai dengan harapan dan tantangan yang tak terduga,” kata Hendy dalam diskusi kesehatan terkait infertilitas di Jakarta, Kamis.
 
Ia menambahkan, platform MauPunyaAnak.id, dengan dukungan Merck, dirancang untuk menyertai setiap pasangan dalam memulai perjalanan memiliki buah hati, sehingga miskonsepsi tentang infertilitas dapat diatasi.
 
Hendy menjelaskan kurangnya informasi mengenai infertilitas sering kali menyebabkan pasangan datang dengan kondisi yang sudah telat untuk memperbaiki kesuburannya, mulai dari usia dan kurangnya akses informasi yang bisa dicapai.
 
“Kadang datang usianya sudah 45 tahun, itu pakai teknologi canggih apapun akan susah, dengan adanya informasi yang demikian diharapkan masyarakat jadi terbuka bahwa informasi kesuburan merupakan sesuatu yang dibutuhkan,” kata Hendy.
 
Akses yang mudah terdiri atas pilihan informasi terkait kesehatan reproduksi baik pria maupun wanita, informasi konsultasi dengan dokter, dan informasi kesehatan terkait kesuburan yang mudah dipahami oleh awam.
 
Untuk menjamin kredibilitas informasi, para ahli fertilitas dari PERFITRI, dengan dukungan teknis dari Merck, mengambil peran aktif dalam mengembangkan MauPunyaAnak.id. Dengan tampilan baru, platform ini menawarkan panduan langkah demi langkah yang informatif untuk membantu calon orang tua, dari tahap Mulai Mencoba Hamil, Sedang Konsul Ke Dokter, hingga Program Bayi Tabung.
 
Pada segmen informasi Program Bayi Tabung, pasangan akan memperoleh arahan terperinci tentang aspek-aspek penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih fasilitas kesehatan untuk prosedur tersebut. Selain di situs MauPunyaAnak.id, informasi tersebut juga dapat ditemukan di akun media sosial Instagram MauPunyaAnak.id.
 
Situs MauPunyaAnak.id juga memberikan informasi mengenai 59 klinik IVF yang tersebar di 20 kota di Indonesia untuk memudahkan calon pasangan mendapatkan dukungan medis dan prosedur yang tepat.

Baca juga: Kupang apresiasi mahasiswa UGM buat website kecamatan
Baca juga: Pemprov NTB tak punya biaya kepulangan 36 CPMI yang diamankan di Jatim
 
Klinik-klinik IVF di Indonesia dilengkapi dengan teknologi canggih yang bisa disejajarkan dengan negara lain serta kualitas sumber daya manusia yang mumpuni sehingga mengurangi ketergantungan calon orang tua melakukan program bayi tabung keluar negeri.
 
“Melalui kemitraan Merck dengan PERFITRI, platform MauPunyaAnak.id memberikan kemudahan akses informasi fertilitas yang akurat dan dapat dipercaya. Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas layanan fertilitas di Indonesia dengan teknologi yang kami miliki, sehingga program fertilitas di Indonesia semakin maju,” ucap Presiden Direktur PT Merck Tbk Evie Yulin.