Erick Thohir sebut Bandara Singkawang dongkrak perekonomian setempat

id Menteri BUMN ,Erick Thohir ,Bandara ,Singkawang ,Dongkrak ,Perekonomian ,Setempat

Erick Thohir sebut Bandara Singkawang dongkrak perekonomian setempat

Arsip foto - Menteri BUMN Erick Thohir, (22/11/2022). (ANTARA/HO-Kementerian BUMN/pri.)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan pengoperasian Bandara Singkawang, Kalimantan Barat mendongkrak perekonomian setempat.

"Pembukaan bandara ini akan meningkatkan pelayanan terhadap aksesibilitas serta kegiatan ekonomi masyarakat di Kota Singkawang dan sekitarnya," ujar Erick Thohir di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pada saat bersamaan Bandara Singkawang juga memberikan multiplier effect dalam mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi. Dari Bandara tersebut terdapat dua rute yang dilayani yaitu melayani rute penerbangan Singkawang – Pontianak dan Singkawang – Jakarta. Seluruh fasilitas Bandara dibangun di atas lahan seluas 151,5 hektar (Ha). Lahan tersebut terbagi menjadi dua fasilitas yaitu sisi udara dan darat.

Pada Sisi Udara fasilitas yang dibangun adalah Runway sepanjang 2 Kilometer (Km), serta Taxiway 200 Meter. Itu menjadikan Bandara Singkawang sanggup digunakan oleh Pesawat Terbesar Airbus A320.

Kemudian di Sisi Darat telah dibangun Terminal seluas 8.000 meter persegi yang mampu menampung kapasitas pengunjung sekitar 400.000 orang per tahun. Untuk membangun seluruh fasilitas Bandara Singkawang tersebut dibutuhkan pembiayaan senilai Rp 428 Miliar.

Uniknya, pembiayaannya berasal dari tiga sumber yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (A0BN), Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau dapat juga disebut Sukuk Negara, serta pembiayaan dari Corporate Social Responsibility (CSR).

Kekhasan lainnya yang ditanamkan pada Bandara Singkawang ini adalah konsep bangunannya. Dimana Eksterior, terinspirasi pada tiga gunung di sekitar lokasi yaitu Gunung Raya, Gunung Pasi, dan Gunung Poteng.

Baca juga: PLN jadi best of the best communications dengan 12 penghargaan dari Menteri BUMN
Baca juga: Menengok pusat kuliner "stasiun lambuang" Bukittinggi


Adapun Interiornya menggunakan motif Batik Tidayu lambang keseimbangan kehidupan dan alam dengan simbol utama ornamen phoenix, burung enggang, dan kuda laut.

Sebagai informasi, Bandar Udara (Bandara) Singkawang, Kalimantan Barat telah resmi beroperasi. Pengoperasian bandara berdaya tampung 400.000 orang per tahun ini dimulai pada Rabu (20/3). Hadir dalam peresmian Bandara Singkawang ini Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.