Festival Senggigi 2018 bukti eksis pariwisata NTB

id Festival Senggigi,Pariwisata NTB,Lombok

Festival Senggigi

Kita tunjukkan bahwa pariwisata kita tetap eksis
Lombok Barat (Antaranews NTB) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat secara resmi membuka penyelenggaraan Festival Senggigi 2018, Rabu.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal di Pelabuhan Gili Mas, Lembar, mengakui kegiatan Festival Senggigi tahun ini agak berbeda, karena dilaksanakan di tengah daerah itu dilanda musibah gempa bumi yang terjadi pada akhir Juli hingga Agustus 2018.

"Kenapa acara pembukaan kita gelar di Pelabuhan Gili Mas, tidak di Senggigi seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena kita tahu Senggigi menjadi destinasi andalan kita yang ikut terkena dampak gempa," katanya.

Karena itu, Faozal berharap pelaksanaan Festival Senggigi, Faozal berharap industri dan masyarakat NTB bisa bangkit kembali. Hal ini sesuai dengan tajuk semangat NTB Bangkit.

"Jadi kita hadir di Senggigi juga untuk trauma healing bagi industri pariwisata dan masyarakat agar mereka bisa bangkit kembali menatap masa depan lebih baik," ucap Faozal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat Ispan Junaedi, mengatakan meski kegiatan itu dilaksanakan dalam suasana duka, ?namun diharapkan kehadiran festival tersebut membuktikan pariwisata NTB, khususnya Lombok Barat tetap eksis.

"Kita tunjukkan bahwa pariwisata kita tetap eksis," katanya.

Menurut Ispan, seusai pelaksanaan Festival Senggigi yang digelar 21-23 September. Sejumlah kegiatan juga disiapkan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, antara lain Mekaki Marathon, festival jazz, dan diakhiri perang topat atau ketupat pada Nopember 2018.

"Kita berharap kegiatan ini dapat membangkitkan semangat pascagempa bumi yang terjadi di Lombok," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar