Mataram, 10/8 (ANTARA) - Telkom Divre VII berusaha mempercepatn penetrasi pasar internet berkecepatan tinggi Speedy di Kawasan Timur Indonesia, diantaranya melalui paket layanan (bundling) Speedy dengan produk layanan lainnya.
Executive GM Telkom KTI, Elvizar KH , dalam keterangan persnya kepada ANTARA di Mataram, Senin, menjelaskan, Telkom Divre VII telah menyiapkan program 'bundling' Speedy dengan komputer dan modem untuk semua lokasi di KTI serta ditambah YesTV untuk sementara di wilayah Denpasar dan Makassar.
Menurut dia, kegiatan pemasaran Speedy tersebut dimaksudkan dapat memberi nilai tambah kepada para pelanggan dan masyarakat yang ingin memasang Speedy.
"Pelanggan dapat memilih paket Speedy-komputer saja atau bundling Speedy-komputer dan YesTV untuk wilayah Bali dan Makassar, dengan harga yang sangat kompetitif," kata Elvizar.
Terkait sinergi pemasaran YesTV dan Speedy ia mengemukakan bahwa produk itu ditawarkan selama masa promosi mulai 1 Juli hingga 31 Des 2009, sedangkan masa "gimmick" berlaku hingga 30 April 2010.
"Pelanggan juga diberi kemudahan selain dapat membayar tunai, pelanggan juga dapat mencicil. Semoga semua kemudahan ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya.
Jumlah pelanggan internet berkecepatan tinggi Speedy di KTI yang merupakan wilayah kerja Telkom Divre VII, pada semester pertama 2009 meningkat tajam, hingga mencapai 71 persen dibandingkan akhir tahun lalu.
Jumlah pelanggan Speedy di KTI pada akhir Desember 2008 baru sebanyak 41 ribu, tapi hingga semester pertama 2009 telah mencapai 71,6 ribu Satuan Sambungan Layanan (SSL).
Sedangkan secara nasional, pada semester pertama 2009 jumlah pelanggan Speedy naik 31 persen dari sekitar 644 ribu menjadi 841,4 ribu. Diperkirakan sampai akhir 2009 jumlah pelanggan akan mencapai 1,5 juta.
"Untuk wilayah Telkom KTI diharapkan akan mencapai angka 150 ribu Satuan Sambungan Layanan sampai di penghujung akhir tahun 2009, mengingat peluang pasar masih tinggi," kata Elvizar.
Menurut dia, saat ini hanya sekitar 230 ribu masyarakat yang melakukan akses internet melalui kabel tembaga atau fiber optic dari 860 ribu pelanggan, atau hanya sekitar 27 persen. Jumlah tersebut sudah termasuk yang melakukan akses melalui TelkomNet Instant 080989999.
Ia optimistis pelanggan Speedy di KTI terus meningkat dan target 150 ribu dapat dicapai karena penggunaan akses dunia maya di KTI dewasa ini berkembang pesat.
Apalagi, hampir seluruh wilayah di KTI, khususnya kota-kota besarnya, kini sudah dapat menikmati fasilitas Speedy dan hanya sebagian kecil saja yang belum bisa menikmati karena kendala penyediaan jaringan transport seperti di Papua dan Maluku.
"Tetapi, hal itu akan terus diupayakan sehingga penyediaan layanan Speedy di akhir 2009 dapat diselesaikan. Kita optimis pelanggan Speedy di KTI akan mencapai 150 ribu Satuan Sambungan Layanan Speedy dari sekitar 170 ribu jaringan yang telah digelar Telkom di KTI," katanya menandaskan.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026