Trump: Rudal Patriot Ukraina sudah dikirim dari Jerman

id Ukraina,NATO,AS,Pakta Pertahanan Atlantik Utara,Trump

Trump: Rudal Patriot Ukraina sudah dikirim dari Jerman

Arsip foto - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (ANTARA/Anadolu/py.)

Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump, Selasa (15/7), mengatakan bahwa sistem rudal Patriot untuk Ukraina "sudah dikirim" dari Jerman berdasarkan kesepakatan yang didukung Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), di mana AS akan mendapatkan penggantian biaya penuh.

"Sistem rudal itu sudah dikirim. Sistem itu datang dari Jerman dan kemudian digantikan oleh Jerman. Pastinya, AS akan dibayar penuh," kata Trump kepada wartawan setelah sebuah acara di Pennsylvania.

Trump mengatakan pembayaran akan datang melalui NATO atau langsung dari negara-negara anggota Uni Eropa (EU), menekankan bahwa "kami (AS) tidak akan berinvestasi lagi. Kami akan mendapatkan kembali uang kita sepenuhnya."

"Jika kita dapat mencapai kesepakatan (perdamaian), itu akan sangat bagus. Kita menyelamatkan 5.000 atau 6.000 tentara per pekan -- mereka adalah tentara Rusia dan Ukraina, bukan tentara Amerika," kata pemimpin AS itu.

"Sungguh disayangkan -- pekan lalu mereka mengatakan 7.100 tentara, baik Rusia maupun Ukraina, tewas," tambahnya.

Baca juga: Presiden Brasil kecam kebijakan NATO

Trump mengumumkan kesepakatan tersebut dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Ruang Oval pada Senin (14/7).

"Kami membuat kesepakatan hari ini...Kami akan mengirimkan senjata kepada mereka (Ukraina), dan mereka akan membayarnya. AS tidak akan membuat pembayaran apa pun. Kami tidak akan membelinya, tetapi kami akan memproduksinya, dan mereka akan membayarnya," ujarnya.

Baca juga: Jepang dan NATO tingkatkan kerja sama pertahanan

Rutte mengonfirmasi kesepakatan tersebut, dengan mengatakan: "AS telah memutuskan untuk memasok Ukraina secara besar-besaran dengan apa yang dibutuhkan melalui NATO. Eropa 100 persen membayarnya."

Sumber: Anadolu


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.