Transplantasi terumbu karang warnai Tour Doro Sangiang di FSA 2025

id Festival Sangiang Api 2025, Tour Doro Sangiang, Kabupaten Bima

Transplantasi terumbu karang warnai Tour Doro Sangiang di FSA 2025

Peserta tour Doro Sangiang FSA 2025 sedang memasang rumah terumbu karang yang akan ditanam di bawah laut di sekitar Oi Peto, salah satu kawasan laut Pulau Sangiang. (ANTARA/Ady Ardiansah)

Bima (ANTARA) - Festival Sangiang Api (FSA) 2025 kembali menghadirkan momen tak terlupakan. Usai bermalam di kawasan eksotis Gunung Sangiang, para peserta Tour Doro Sangiang melanjutkan petualangan mereka dengan aksi nyata penyelamatan ekosistem laut melalui kegiatan transplantasi terumbu karang.

Koordinator Tour Doro Sangiang, Irfan Fey kepada ANTARA, menjelaskan kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama FSA 2025 dalam sesi tour 30-31 Juli.

"Kami tidak hanya mengajak peserta menikmati keindahan alam Sangiang, tapi juga terlibat langsung dalam pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem bawah laut di sekitar Oi Peto," ujarnya, Sabtu.

Dikatakannya, transplantasi terumbu karang ini dilakukan dengan metode memindahkan potongan karang hidup dari lokasi yang padat ke tempat yang rusak, guna membentuk habitat baru yang sehat bagi biota laut.

"Sebanyak enam rumah terumbu karang ditanam secara langsung oleh peserta," jelasnya.

Lebih lanjut senior Pencinta Alam Unismuh Makassar ini menuturkan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, terutama dukungan penuh dari Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima), khususnya Program Studi Teknik dan Ilmu Komputer.

"Inisiatif ini digagas langsung oleh Rektor UM Bima dan Dekan Teknik dan Ilmu Komputer," ungkap Irfan Fey.

Sementara itu, perwakilan UM Bima Ferdiansyah mengatakan transplantasi ini bukan hanya simbol, tapi juga bentuk komitmen UM Bima dalam mendukung pelestarian laut di Gunung Sangiang.

”Alhamdulillah, kami bisa ikut ambil bagian dalam aksi nyata ini," ungkapnya.

Dikatakannya, UM Bima menyampaikan apresiasi khusus kepada para punggawa lapangan yang telah mengawal kegiatan ini dengan penuh semangat.

“Terima kasih untuk semangat dan kesabaran teman-teman panitia. Kalian luar biasa, sukses selalu untuk FSA, semoga tahun depan lebih meriah dan berdampak luas,” ujarnya.

Diketahui, sesi tour Doro Sangiang ini dihadiri dan didukung lintas sektor, seperti Dinas Pariwisata, KPH Donggo Masa, KSDA, Lembaga Geologi Pemantau Gunung Sangiang, UD Senyum, para fotografer, Mapala dari berbagai universitas, komunitas pemusik reggae, siswa-siswi SMA 2 Wera Nunggi dan SMA Wawo, komunitas pemanah ikan, hingga relawan lokal lainnya.

Para pihak tersebut berharap dan sama-sama berkomitmen, Festival Sangiang Api tak hanya menjadi pesta budaya dan alam, tetapi juga momentum membangun kesadaran dan aksi kolektif untuk menjaga warisan ekologi Pulau Sangiang.

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.