Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam waktu dekat meluncurkan program NTB inklusif untuk melindungi para kelompok rentan termasuk para veteran yang ikut dalam perjuangan kemerdekaan RI tahun 1945.
Kepala Dinas Sosial NTB Nunung Triningsih mengatakan peringatan Hari Veteran Nasional ini menjadi momen pemerintah untuk memberikan penghargaan kepada veteran dari NTB, karena veteran masuk dalam kelompok rentan.
"Jadi, hari veteran ini diperingati sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang kita yang sudah ikut andil dalam kemerdekaan Indonesia. Jadinya apresiasi ini untuk mengenang hari kemerdekaan yang ke-80," ujar Nunung usai mengikuti HUT Veteran di halaman Taman Makam Pahlawan Nasional Majeluk, Kota Mataram, Senin.
Ia menyebutkan dari data sementara, jumlah veteran di NTB sebanyak 50 orang lebih. Dari jumlah itu, Pemprov NTB telah memberikan bantuan sosial dalam bentuk sembako.
"Hanya saja, yang bisa hadir hari ini 50 orang," kata Nunung Triningsih.
Baca juga: NTB memberikan bingkisan kepada veteran pada Hari Pahlawan
Menurutnya, untuk keberlangsungan hidup para veteran, Pemprov NTB akan melindungi kehidupan veteran melalui program NTB Inklusif. Dalam program ini para veteran akan mendapatkan perhatian lebih untuk keberlangsungan hidupnya.
Dari beberapa data Region Veterans Provinsi NTB, kata Nunung, beberapa eks pejuang kemerdekaan ini ada yang sudah lumpuh, bekerja serabutan dan menjadi buruh lepas.
"Mereka ini masuk kelompok lanjut usia yang rentan. Ini menjadi perhatian, kita akan data, kan sudah banyak yang meninggal dan sakit, ada juga yang sudah tidak bisa berjalan dan tidak bisa bangun. Kami merencanakan mendata mereka terlebih dahulu," terangnya.
Menurut dia, para veteran hari ini sudah tidak lagi berjuang dan berhadapan dengan penjajah. Para veteran ini sedang berhadapan dengan kemiskinan dan kesehatan.
"Melalui program NTB Inklusif, nanti para veteran akan lebih diperhatikan," katanya.
Baca juga: Veteran NTB Apresiasi Program Bedah Rumah BUMN
Bentuk perlindungan veteran dalam program teras masih dibahas. Intinya dalam Program NTB inklusif itu, para veteran akan diberdayakan dan ditopang kehidupannya oleh pemerintah provinsi.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) NTB Ruslan Abdul Gani mengatakan perayaan HUT Ke-80 Veteran Nasional ini semata-mata untuk menghargai dan meluruskan perjuangan para pahlawan RI.
"Ini momentum menghargai perjuangan para veteran, hari ini para pejuang bangsa hari ini hadir merenungi nilai perjuangan sebagai saksi hidup para veteran," tandas Ruslan.
Terpisah, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan musuh para veteran saat ini adalah kemiskinan. Pada masa penjajahan para veteran ini ditugaskan untuk memperjuangkan teritorial NKRI.
"Sekarang (para veteran) memperjuangkan masalah ekonomi, sehingga banyak hal yang perlu dipetik. Saya rasa perjuangan tanpa pamrih ini tidak relevan. Sekarang musuh kita sudah berubah, yaitu kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan," katanya.
Program inklusif disiapkan di NTB guna lindungi veteran
Kepala Dinas Sosial Nusa Tenggara Barat (NTB) Nunung Triningsih didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) NTB Ruslan Abdul Gani usai menyerahkan bantuan sembako kepada veteran pada peringatan Hari Veteran Nasional di Makam Pahlawan Majeluk, Mataram, Senin (11/8/2025). ANTARA/Nur Imansyah.