Mataram (ANTARA) - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan peringatan Hari Veteran Nasional hendaknya menjadi momentum untuk memerangi kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.
"Musuh kita hari ini telah berubah, kalau zaman perjuangan musuh kita adalah penjajah. Namun saat ini, musuh kita adalah kemiskinan, Kebodohan dan keterbelakangan yang harus kita berantas bersama," ujarnya pada peringatan Hari Veteran Nasional di Makam Pahlawan, Majelok, Kota Mataram, Senin.
Ia mengatakan banyak hal pelajaran yang dapat dipetik pada peringatan Hari Veteran Nasional 2025, seperti nilai-nilai perjuangan tanpa pamrih.
"Hari ini semangat perjuangan tanpa pamrih ini masih sangat relevan, namun kalau dulu kita memperjuangkan teritorial, namun hari ini memperjuangkan kedaulatan ekonomi," tegas Iqbal.
Baca juga: Program inklusif disiapkan di NTB guna lindungi veteran
Pada momentum peringatan Hari Veteran Nasional 2025 dengan tema "Veteran mengabdi tanpa batas berjuang sepanjang masa" Gubernur bersama Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) NTB Brigjen TNI (Purn) Abdul Kadir dan Forkopimda dan sejumlah kepala perangkat daerah, melakukan tabur bunga di makam pahlawan salah satunya makam Gubernur NTB periode 1978-1988, Brigadir Jenderal TNI (Purn) Gatot Soeherman.
"Tadi sudah melakukan tabur bunga sekaligus memberikan penghormatan kepada gubernur pendahulu, Gatot Soeherman," katanya.
Baca juga: Koordinator Stafsus PresidenAri Dwipayana terima penghargaan Bintang Legiun Veteran
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) NTB Ruslan Abdul Gani mengatakan perayaan HUT ke-80 Veteran Nasional semata-mata untuk menghargai dan meluruskan perjuangan para pahlawan RI.
"Ini momentum menghargai perjuangan para veteran, makanya tanggal 10 Agustus para pejuang bangsa hari ini hadir merenungi nilai perjuangan sebagai saksi hidup para veteran," tandas Ruslan.