Kampung Haji akan perkuat kemandirian ekonomi umat

id Kampung haji, haji, erick Thohir

Kampung Haji akan perkuat kemandirian ekonomi umat

Umat Islam melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu (22/6/2025). Sebagian jamaah haji dari berbagai negara menunaikan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan sebagai rangkaian terakhir sebelum meninggalkan kota Makkah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/foc.

Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir menyebut pengembangan Kampung Haji sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat, sekaligus menciptakan efisiensi dalam layanan ibadah haji dan umrah.

Erick mengatakan proyek Kampung Haji merupakan bagian dari ekosistem yang tidak hanya fokus pada aspek spiritual ibadah, tetapi juga menyentuh dimensi ekonomi.

"Jangan sampai ketika kita merupakan terbesar umrah dan haji, umrah itu bisa 1,5 juta. Tetapi produk-produk di belakangnya itu buatan Thailand, buatan Malaysia, buatan Vietnam," ujar Erick dalam sebuah wawancara yang diikuti dari Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan melalui Kampung Haji, pemerintah ingin membangun pusat layanan terintegrasi yang melibatkan pelaku usaha lokal, mulai dari katering halal, penginapan, hingga layanan kesehatan. Menurut dia, secara teoritis, keberadaan Kampung Haji dapat menurunkan biaya perjalanan haji yang selama ini tinggi, karena terjadinya penghematan pada sisi akomodasi dan logistik.

"Kalau biasanya haji bisa lebih dari 20 hari karena antrean akomodasi dan penerbangan, dengan sistem yang terintegrasi dan efisien, kita bisa potong durasi itu dan biaya juga ikut turun," kata dia.

Baca juga: Ketum PSSI tak ingin timnas Indonesia terlalu Jawa-sentris

Erick juga menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan keadilan sosial dan pemberdayaan umat.

"Pak Presiden ingin bangsa ini mandiri, termasuk dalam urusan haji dan umrah. Melayani bangsa sendiri itu bukan hanya mulia, tapi wajib," ujarnya.

Baca juga: Timnas U-23 Indonesia sudah bermain maksimal

Sebagai pengawas Dewan Danantara, Erick mendukung penuh peran CEO Danantara Rosan Roeslani dalam mewujudkan Kampung Haji sebagai proyek strategis nasional berbasis pelayanan dan kemandirian ekonomi.

"Ini hal-hal yang saya rasa visi kerakyatan kebangsaan yang luar biasa dari Bapak Presiden," ujar Erick.


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.