Gubernur Iqbal: Ragam gelaran di NTB berjalan sesuai jadwal

id nusa tenggara barat,pemprov ntb,dprd ntb,unjuk rasa anarkis,kantor dprd ntb,pemerintah ntb

Gubernur Iqbal: Ragam gelaran di NTB berjalan sesuai jadwal

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menghadiri kegiatan Temu Bisnis di Hotel Merumatta Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (4/9/2025). ANTARA/HO-Diskominfotik NTB

Lombok Barat (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal memastikan berbagai gelaran nasional dan internasional di daerahnya berjalan sesuai jadwal meski sempat ada peristiwa unjuk rasa anarkis beberapa hari lalu.

"Semua ajang nasional dan internasional untuk tahun 2025 tetap dijalankan di Nusa Tenggara Barat," ujarnya dalam acara Temu Bisnis di Lombok Barat, Kamis.

Iqbal mengatakan masyarakat Nusa Tenggara Barat sudah cukup matang untuk menjaga keamanan dan kedamaian daerah, sehingga selalu siap menyambut wisatawan baik di Pulau Lombok maupun di Pulau Sumbawa dengan situasi yang kondusif.

Pemerintah NTB selama beberapa hari terakhir sudah turun langsung ke berbagai lingkungan di Kota Mataram untuk memastikan keamanan dari level terbawah.

Baca juga: Dispar: Wisata di NTB berjalan normal meski ada travel warning

Menurutnya, konsolidasi dengan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai lapisan masyarakat dilakukan juga guna memastikan keamanan masyarakat.

"Tugas kita di level terbawah untuk menjaga lingkungan dan menjaga warta masing-masing. Jika situasi aman banyak kegiatan-kegiatan besar yang bisa kita lakukan di NTB," kata Iqbal.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa masyarakat telah belajar bahwa kontribusi pariwisata dan bisnis terhadap kehidupan mereka semakin besar. Kesadaran itu sudah terbangun secara luas dan inklusif.

Iqbal meminta masyarakat untuk terus menjaga satu sama lain demi terciptanya suasana kondusif di Nusa Tenggara Barat. Masyarakat NTB diminta tidak lagi takut dan cemas dengan berbagai isu unjuk rasa yang beredar.

"Semakin banyak kegiatan besar, semakin banyak uang yang beredar di NTB. Semakin banyak uang yang beredar di NTB semakin banyak manfaat yang diterima masyarakat, terutama untuk UMKM dan pedagang asongan," ujarnya.

Baca juga: Tajuk: NTB, Wajah Ramah Indonesia untuk wisata dunia

Sebelumnya pada 30 Agustus 2025, terjadi aksi unjuk rasa elemen mahasiswa dan masyarakat di Kota Mataram, yang menimbulkan berbagai kerusakan akibat dari mulai pelemparan batu hingga perusakan di Kantor Polda NTB dan gedung DPRD NTB.

Sekretariat DPRD memproyeksikan nilai kerugian materiil akibat aksi pembakaran dan penjarahan di gedung DPRD NTB mencapai puluhan miliar rupiah. Ada dua gedung yang dibakar, yakni gedung rapat dan sidang, serta gedung sekretariat dewan di kawasan DPRD NTB.

Baca juga: Menepis bayang-bayang travel warning, menjaga citra pariwisata Indonesia

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.