Kozin dan Braekhus lolos uji berat badan merebut juara dunia WBC

id tinju dunia,tinju putri wbc,cecilia brakhus,braekhus vs kozin,berita tinju terbaru,ema kozin

Kozin dan Braekhus lolos uji berat badan merebut juara dunia WBC

Poster laga tinju Cecilia Braekhus (kiri) melawan Ema Kozin (kanan) untuk perebutan gelar juara kelas welter super World Boxing Council (WBC) yang dipublikasikan dalam laman resmi WBC yang dipantau di Jakarta, Jumat (12/9/2025). (Laman resmi WBC)

Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) mengumumkan petinju Ema Kozin dan Cecilia Braekhus telah lolos uji berat badan untuk laga perebutan gelar juara dunia kelas welter super putri (69,8 kg) WBC pada 4 Oktober mendatang.

"Kozin menimbang 71,7 kg, sementara Braekhus menimbang 75 kg, keduanya berada dalam batas aman yang ditetapkan oleh badan pengatur," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Kozin yang memegang gelar kelas welter super WBC saat ini akan menghadapi juara kelas welter super interim WBC Braekhus di Nova Spektrum Lillestrom, Norwegia.

Atlet Slovenia yang berusia 26 tahun, 17 lebih muda dari pada Braekhus, akan datang dengan tekad meraih tujuan untuk mempertahankan gelar juara yang diidam-idamkan.

Kozin akan menghadapi mantan ratu tinju dunia Braekhus dalam laga bertajuk "The Final Bell".

Baca juga: Britanny mengatasi Francesca untuk rebut juara WBA Internasional

Braekhus asal Norwegia merebut sabuk juara dunia kelas welter WBC, World Boxing Association (WBA), International Boxing Federation (IBF), World Boxing Organization (WBO) dan International Boxing Organization (IBO) pada September 2014 ketika mengalahkan Ivana Habazin asal Kroasia.

Kemenangan itu membuat Braekhus menjadi petinju wanita pertama dalam sejarah tinju yang memegang semua sabuk kejuaraan kelas welter (66 kg). Setelah menguasai kelas welter putri selama 10 tahun, menyamai rekor sepuluh tahun Joe Louis menjadi juara dunia kelas berat, Braekhus memutuskan untuk naik ke kelas welter super.

Baca juga: Timnas Tinju Indonesia meraih enam medali di Taipei City Cup

Braekhus kemudian kehilangan gelar juara dunia saat menelan kekalahan beruntun melawan Jessica McCaskill asal Amerika Serikat pada Maret 2023. Petinju yang dianggap sebagai salah satu petinju putri terbaik sepanjang masa itu kini bersiap untuk kembali naik ke ring saat usianya yang ke 43 tahun.

Dengan membawa rekor 38 kali menang, 2 kali kalah, dan 1 kali seri, petinju veteran berusia 33 tahun itu itu akan menghadapi bersiap mengembalikannya kejayaannya di atas ring.

Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.