Kota Bima (ANTARA) - Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima dan tim Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), menguji kualitas air bersih dan limbah di sejumlah tempat usaha.
Kegiatan tersebut, sebagai bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan ketaatan tempat usaha maupun fasilitas kesehatan terhadap standar pemantauan kualitas lingkungan hidup.
Plt. Kepala DLH Kota Bima, Syahrial Nuryadin, menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kualitas lingkungan sekaligus kesehatan masyarakat.
"Setiap usaha dan fasilitas kesehatan wajib memenuhi standar baku mutu lingkungan. Pemantauan ini adalah bentuk tanggung jawab bersama dalam mencegah pencemaran dan mendukung keberlanjutan lingkungan di Kota Bima,” ujarnya.
Baca juga: Srikandi PLN NTB kurangi limbah tekstil melalui program daur ulang seragam lama
Ia menjelaskan, hasil pengujian sampel akan dianalisis di laboratorium dan menjadi dasar evaluasi serta rekomendasi perbaikan bagi pengelola usaha atau fasilitas kesehatan yang belum memenuhi standar.
"Kami berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara rutin melalui Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan sebagai upaya menjaga kualitas lingkungan dan mendukung terwujudnya Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, Asri)," bebernya.
Diketahui, sejumlah tempat yang disasar oleh petugas diantaranya Rocket Chicken, Klinik Rawat Inap Salmah Husada, Klinik Al Husada Melayu, serta KFC Bima. Fokus pengawasan petugas, pada uji kualitas air bersih serta kesesuaian limbah yang diolah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan baku mutu lingkungan.
Baca juga: PLTU di Sumbawa Barat-NTB tingkatkan pemanfaatan energi terbarukan