Jakarta (ANTARA) - Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) Lemigas memberikan bantuan satu unit pompa sumur bor ke Kelurahan Cipulir untuk mengatasi banjir di Jalan Ciledug Raya, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
"Mudah-mudahan dengan adanya pompa sumur bor, dapat mengurangi genangan air dan juga alat ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan warga dan kepentingan umum," kata Kepala Bagian Umum Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi Lemigas, Anda Lucia di Jakarta, Rabu.
Lemigas merasa bangga bisa membantu Kelurahan Cipulir dalam mengurangi atau mengatasi permasalahan banjir yang ada di wilayahnya. Lurah Cipulir, Satrio Pringgodani mengucapkan terima kasih kepada Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi Lemigas yang sudah mendukung dalam upaya mengatasi banjir.
Menurut Satrio, dengan hadirnya pompa sumur bor akan bermanfaat di lingkungan Cipulir, terutama untuk pembuatan sumur resapan dalam guna mengatasi masalah genangan air di Jalan Ciledug Raya saat hujan.
Baca juga: BPBD Jakarta siagakan personel dan alat antisipasi bencana akhir tahun
"Kami akan pakai ini di jalan protokol, khususnya di sepanjang Jalan Ciledug Raya dan di RPTRA," ucapnya.
Sementara itu, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta optimistis saluran air jacking di Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mampu mengatasi banjir yang terjadi saat hujan melanda.
Saluran jacking dinilai cukup efektif mempercepat penurunan genangan yang terjadi di Jalan Ciledug Raya. Saluran jacking adalah metode pemasangan pipa bawah tanah tanpa galian terbuka menggunakan mesin bor dan tekanan hidrolik untuk mendorong pipa melalui tanah.
Kendati demikian, penanganan banjir belum sepenuhnya maksimal lantaran rumah pompa yang dibuat di kawasan itu belum selesai terbangun. Hingga kini, salah satu proyek rumah pompa SDA di Pasar Cipulir masih dalam tahap peninjauan (reviewing) setelah putus kontrak dengan perusahaan sebelumnya pada Maret 2025.
Baca juga: DPRD NTB serukan banjir dan longsor di Sumatra jadi bencana nasional
Dinas Sumber Daya Air DKI mengerahkan petugas dan operator mesin pompa untuk mengantisipasi banjir di kawasan ITC Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan sebelum hujan.
Dengan pompa tersebut, saat adanya genangan di jalanan, petugas akan mengalirkan air menuju Kali Pesanggrahan sehingga tidak menuju ke dalam Pasar Cipulir maupun bangunan lainnya.